27067723_10159829648505487_8377280291705920291_nSalam kenal Saya Deta Indriana
Seorang ibu dengan 2 putri.Saya tinggal di Perum Green Park Jati warna Bekasi.

Saat ini saya menjalankan bisnis kecantikan Salon dan SPA sejak Maret 2013.

Kenapa bisnis kecantikan. Karena dari tahun 2003 saya sudah berjualan produk kecantikan dengan bergabung menjadi beauty consultant di salah satu perusahaan MLM.
Di awal tahun 2013. Ibu dan adik saya mengajak untuk membuka bisnis Salon SPa dan Butik. Saat Proses perizinan kami sudah mulai merekrut therapis dan melatihnya.
Akhir maret 2013 kami mulai beroperasional. Dengan bermodal semangat dan keyakinan kami lalui. Awal bulan alhamdulillah pas untuk bayar gaji karyawan. Sampai 6 bulan berjalan jumlah customer menurun dan kami mengalami kerugian. Dari situ ibuku lah yang menutupi kekurangan dana. Setiap terjadi kerugian. Bulan depannya kami buat promo tapi hasilnya tidak membantu. Apalagi saat hari raya. Nomboknya double untuk bayar THR. Tapi kami terus bertahan. Sampai pada titik puncaknya di awal tahun 2015. Ibu saya memanggil saya. Dan menanyakan tentang keseriusan bisnis ini. Karena sudah lebih dari setahun setiap bulannya ibu saya nombok 10 juta untuk membayar gaji karyawan. Hampir semua perhiasan dan emasnya beliau jual untuk membantu saya mempertahankan bisnis ini.
“BAGAIMANA DETA APAKAH KITA AKAN RUGI TERUS? SEMUA EMAS SUDAH IBU JUAL DAN ITU TANPA SEPENGETAHUAN BAPAK”

Dan saat itu saya serasa tertampar bolak balik. KEMANA SAJA SAYA SELAMA INI.

Karena sejujurnya saat membangun bisnis salon spa ini saya masih menjalankan MLM saya kenapa?

ADA 3 KESALAHAN YANG SAYA LAKUKAN :
1. Saya membangun bisnis tapi saya tidak menggaji diri saya sendiri. Maka saya mencari penghasilan dari sumber yang lain
2. Saya tidak memiliki rencana bisnis mau dibawa kemana bisnis saya ini. Tidak memiliki sistem dan tidak ada keunikan di bisnis saya ini.
3. Saya tidak memiliki keahlian secara teknis dalam spa.

Dan setelah saya berbicara sama ibu. Saya dan adik saya berdiskusi. Apa yang harus kita lakukan?

Akhirnya adik saya punya ide untuk membuat konsep baru. Yaitu Home Spa.

Dan saya belajar mencari wadah untuk memperbaiki sistem bisnis saya. Mulai dari membuat Business Plan, Marketing Plan dan Action Plan.

Alhamdulillah mulai dari adanya Homespa. Omzet kami meningkat 2 kali lipat dan berangsur membaik.

Tapi tantangan tidak berhenti disitu. Saat ada karyawan resign saya suka merasa sedih dan kebingungan. Karena ilmu teknis saya kurang. Karena basic saya adalah Sarjana Komputer.
Akhirnya di 2016 saya belajar tentang SPA,Gunting Rambut, Membuat produk natural. Mengikuti uji kompetensi dan akhirnya menjadi Assesor & Auditor di bidang SPA.
ALHamdulillah di 2017 saya memiliki gelar Diploma Cidesco SPA.

Ternyata ilmu yang saya dapat mampu memperbaiki sistem prosedur pelayanan di SPA kami.

Banyak perubahan SOP yang kami lakukan. Dan team saya pun semakin solid. Jumlah pelanggan pun meningkat. Karena sistem bisnis sudah semakin rapih.

alenahozMaka awal 2017 kami membuka kemitraan. 3 Outlet Homespa pertama kami ada di daerah Bintaro, Bogor dan Rorotan . Pengalaman baru bagi kami. Dan ini untuk mengevaluasi sistem kerja kami. SOP mulai kami bukukan.

Dan di pertengahan tahun 2017 juga kami dipercaya menjadi salah satu Partner bisnis Go Massage.

Setelah semua berjalan lancar. Tapi kami tidak berhenti sampai sini. Karena saya merasa masih ada yang kurang. Di September 2017 saya mengikuti Inkubator womenpreuner competition.Info nmengenai Inkubator bisnis bisa dilihat disini , 4 bulan rintis dan benahi bisnis

Niat saya ingin memperbaiki sistem bisnis saya dan menambahkan prosedur yang belum saya kerjakan agar bisnis ini bisa auto pilot.

Alhamdulillah hasil IWPC saya tambah lebih jelas mau larinya ke arah mana. Keunikan dalam bisnis saya sudah jelas. Yaitu menjadi Heritage Homespa.

Sampai saat ini masih belum auto pilot tapi sudah mengarah kesana. Dan masih terus harus belajar.

Di Tahun 2018 ini kami ingin memperkenalkan budaya Indonesia yang tercerminkan dalam perawatan SPA.

Selama bulan Januari banyak yang sudah mencoba SPA Betawi karena Awal Tahun ini kami membuat promo SPA Betawi dengan harga terjangkau. Di akhir perawatan SPA Betawi kami hidangkan Bir Peletok. Dan ada yang kaget.. Kok di kasih BIR.. heheeheee… tapi setelah kami jelaskan kandungan bir peletok mereka baru mau mencobanya dan mereka langsung merasakan hangatnya tubuh mereka setelah meminum BIR Peletok itu.

Selanjutnya kami juga mencoba memperkenalkan SPA Batak. Dan 3 Bulan lagi akan ada 2 budaya lagi yang akan kami perkenalkan melalui perawatan SPA

Rencana ke depannya pengen juga punya aplikasi untuk para therapis. Yang tidak perlu ke kantor tapi tetap dapat orderan. Doakan ya. Agar semakin banyak wanita yang bisa berpenghasilan. Doakan ya semoga progtam empowering women kami berjalan.
Demikian sharing dari Deta, owner Aleenahoz Beauty di sesi sharing online womanpreneur academy yang kami selenggarakan setiap rabu malam

Comments

comments

Share