Dalam keadaan dan kondisi ekonomi apapun, sebuah bisnis harus tetap beroperasi agar roda kehidupan bisnis tetap berputar dan mendapatkan keuntungan yang terus meningkat. Mungkin dalam kondisi normal atau stabil, menjalankan bisnisbukanlah hal yang sulit. Namun, pernahkan Anda menjalankan usaha dalam kondisi sulit atau sedang mengalami krisis seperti saat ini ?dimana pandemi corona sedang menerjang dunia juga Indonesia

Pada masa krisis atau sulit biasanya bisnis mengalami kesulitan seperti menurunnya penjualan, menurunnya produktivitas, dan masalah lainnya sampai terkadang juga ada yang mengalami kebangkrutan.

“Banyak jalan menuju roma” layaknya pepatah tersebut, masih banyak cara untuk mengatasi berbagai macam masalah. Nasihat tersebut cukup populer dan dapat dijadikan sebagai motivasi agar Anda semakin kuat dan yakin dapat terus menjalankan usaha dan mengatasi masalah-masalah yang timbul meskipun kondisi sedang sulit atau krisis.

Salah satu kunci keberhasilan perusahaan untuk tetap menjalankan usahanya yakni mengenai pemasarannya. Meskipun kondisi dalam masa sulit, pendapatan mulai menurun, penjualan menurun serta daya beli masyarakat menurun, Anda harus tetap melakukan pemasaran dan jangan pernah berhenti untuk melakukan pemasaran. Strategi pemasaran tidak boleh dihilangkan saat bisnis dalam masa sulit bahkan seharusnya strategi pemasaran masa sulit harus lebih baik dari masa sebelumnya.

Apa saja strategi pemasaran di masa sulit atau krisis?

Simak cara-cara berikut ini

  1. PEMASARAN BERBIAYA RENDAH . Pada masa-masa sulit, menekan biaya merupakan hal yang harus dilakukan. Oleh karena itu, Anda juga dapat menerapkan strategi pemasaran dengan biaya rendah bahkan jika mungkin gratis tanpa biaya. Di era digitalisasi seperti sekarang, metode pemasaran dengan biaya rendah atau gratis akan mudah dijalankan. Dengan penerapan #dirumahaja kita dapat melakukan dari rumah Sehingga Anda harus memanfaatkan semua social media.
  2. Evaluasi Jenis produk .Kenali kebutuhan masyarakat saat ini produk apa yang sangat dibutuhkan dan menjawab permasalahan pasar . Jika bisnis anda dalam bidang kuliner Mengubah menu ini dapat menjadi salah satu cara meningkatkan keuntungan untuk usaha kuliner. Evalusi jenis jenis menu atau jenis yang kurang diminati kemudian ubah dengan ide-ide baru tetapi usahakan biaya bahan bakunya rendah.
  3. Hindari diskon terus menerus Jika biasanya diskon diberikan untuk menarik perhatian pembeli atau konsumen. Pada masa sulit, lebih baik Anda tidak memberikan program diskon karena program diskon dapat berdampak buruk di masa depan. Jika di masa sulit Anda memberikan diskon, kemudian pada saat normal harga kembali normal maka pelanggan atau konsumen akan merasa harga tersebut lebih mahal dan mereka tidak tertarik membeli produk karena menunggu ada diskon lagi.
  4. Fokus pada layanan Meskipun Anda sedang pusing memikirkan bisnis yang mengalami penurunan , namun tetaplah berikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan atau konsumen. Terlebih untuk pelanggan yang secara reguler memang menggunakan produk Anda. Memberikan pelayanan yang terbaik dapat mempertahankan pelanggan untuk tetap membeli produk. Anda juga dapat memberikan produk tambahan seperti bonus masker gratis untuk pembelian tertentu
  5. Berikan Solusi pada pelanggan Dalam kondisi ekonomi yang buruk atau sedang mengalami krisis, yang mendapatkan dampak bukan hanya pengusaha tetapi juga masyarakat keseluruhan. Jadi yang merasakan kesulitan ekonomi sebenarnya bukan hanya Anda. Anda dapat menggunakan kesempatan itu sebagai peluang untuk mendapatkan keuntungan. Berikan relaksasi lebih dari yang usaha bisnis Anda berikan pada saat keadaan normal. Contohnya, misal usaha Anda bergerak di bidang makanan dan minuman, maka Anda dapat memberikan menu makanan pembuka atau penutup dengan gratis atau anda dapat memberikan masker gratis Tentu saja dengan perhitungan ya

Itulah beberapa strategi yang dapat kita lakukan #darirumahaja agar Roda bisnis tetap berputar

Comments

comments

Share