Machili : Bermula Dari Rasa Rindu Akan Masakan Nenek yang Sudah Tiada.

Lulu Atul Avifah, perempuan asal Jakarta yang mendirikan usaha kuliner bernama Machili. Bermula dari rasa rindu akan masakan nenek yang sudah tiada, serta memiliki keinginan mempunyai usaha sendiri untuk mendapatkan penghasilan. Dari situlah awal mula berdirinya usaha Machili.

 

Machili sudah berdiri selama 6 tahun. Karena adanya permintaan yang tinggi dari orang sekitar dan peluang bisnis yang masih sangat besar, dilihat dari kebiasaan orang Indonesia yang kebanyakan jika makan selalu menggunakan sambal dan kerupuk, menjadikan motivasi bu Lulu mendirikan usaha ini.

Keunggulan produk dari Machili adalah bahan bakunya yang memiliki khas kota Surabaya yaitu seafood kupang (kerang kecil) yang menjadi olahan sambal, harga kompetitif serta desain kemasan yang menarik. Namun, dalam menjalankan bisni ini juga ada kendala yang dihadapi oleh bu Lulu diantaranya pemodalan dan akses pasar. Ditengah banyaknya pesaing, bu Lulu terus memasarkan produknya dengan cara offline, mengikuti bazaar, modern market, dan toko oleh-oleh. Selain itu ia juga melalukan pemasaran online dengan memanfaatkan media sosialnya, serta media berbayar lainnya.

 

Bu Lulu mengembangkan karakter didalam bisnisnya dengan cara mempertahankan hubungan baik dengan customer, terus melakukan inovasi, mengetahui kebutuhan pasar, dan meningkatkan kualitas produk. Ia juga selalu memperbaiki quality control pada setiap produk, menjaga kecepatan dalam pengiriman, hal ini dilakukan untuk meminimalisir resiko komplain negatif dan menjaga kepercayaan customer.

Machili pernah mendapatkan pencapaian berupa dapat mengikuti kompetisi disalah satu stasiun TV dan mendapatkan permodalan, diliput beberapa media TV maupun tabloid usaha. Produknya juga berhasil masuk ke beberapa market di kota Jakarta, Surabaya, hingga ke Luar Negeri. Dengan ini, ia berharap bisnisnya akan semakin berkembang, karena dilihat dari kebutuhan makanan siap saji yang saat ini banyak dibutuhkan oleh masyarakat.

 

Awal mengenal WPC ketika ada teman yang menceritakan akan komunitas ini, akhirnya bu Lulu tertarik karena ingin bertumbuh secara personal dan bisnisnya. Selama mengikuti program IWPC ia mendapatkan manfaat, dari pola pikir secara personal, pengembangan bisnis dan cara pemasaran yang baik. Bu Lulu memuji mentor-mentor diprogram IWPC yang keren dan sangat mumpuni di bidangnya. Menurutnya Karyaperempuan adalah platform yang sangat membantu UMKM perempuan dalam hal menjual produk.

 

 

 

Comments

comments

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *