Ida Fitriya, perempuan dari Bekasi yang memiliki usaha bernama Muskmelon Shoes. Muskmelon adalah brand sepatu lokal berbahan kulit, lembut dan nyaman dipakai. Usaha ini didirikan untuk mengakomodasi ilmu desain sepatu yang telah bu ida pelajari.
Bu ida sudah menjalankan bisnis ini selama 11 tahun. Ia termotivasi untuk menjadikan Muskmelon sebagai brand besar dan stabil. Mendirikan bisnis ini juga bertujuan untuk menjadi sumber keuangan keluarga serta para karyawannya.
Sepatu yang diproduksi dari Muskmelon Shoes memiliki bahan yang lembut, sehingga sangat nyaman saat dipakai, berkualitas, dan harga kompetitif. Jika ada kerusakan, bu Ida menyediakan jasa service khusus produknya, ia juga membangun komunikasi yang baik, respon yang cepat saat ada komplain, dan mencari solusi terbaik untuk menghindari komplain negatif dari customer.
Dengan memberikan service secara personal dan profesional kepada pelanggan, adalah cara bu Ida memasarkan dan mempertahankan produknya ditengah banyaknya pesaing. Terus belajar, memiliki sifat disiplin, dan pantang menyerah merupakan karakter yang dibangun bu Ida untuk meningkatkan kinerja bisnisnya.
Semangat yang dilakukan berhasil mendapatkan pengalaman paling berkesan yang dirasakan oleh bu Ida. Bu Ida mendapatkan pesanan membuat sepatu Boots untuk pasukan Kowad TNI AD. Setelah proses yang panjang dan melelahkan, ia mendapat kabar dari pimpinan Pusdiklat AD bahwa sepatu yang dibuatnya sangat bagus dan nyaman dipakai.
Awal mengenal WPC pada saat diundang untuk mengikuti free workshop. Setelah kegiatan tersebut, muncul ketertarikan untuk belajar lebih dalam dengan bergabung kedalam komunitas WPC. Setelah bergabung, banyak sekali manfaat yan didapatkan, antara lain ia bisa mengenal bisnis kanvas yang sebelumnya tidak ia ketahui. Bu Ida juga berpendapat bahwa mentor-mentornya sangat asyik, membuat para peserta merasa senang dalam kegiatan pembelajarannya.