{"id":1290,"date":"2013-09-26T14:32:43","date_gmt":"2013-09-26T14:32:43","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=1290"},"modified":"2013-09-26T14:39:41","modified_gmt":"2013-09-26T14:39:41","slug":"20-besar-hal-kecil-pemicu-larinya-pembeli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/20-besar-hal-kecil-pemicu-larinya-pembeli\/","title":{"rendered":"20 Besar hal kecil Pemicu Larinya Pembeli"},"content":{"rendered":"<p>Sering sekali kita mengeluh kenapa usaha tidak berkembang. Kenapa semakin hari pelanggan jarang berbelanja lagi. Perlahan tapi pasti omzet kita semakin hari semakin menurun . Menghadapi kondisi yang demikian biasanya kita menyalahkan keadaan. Persaingan yang makin ketatlah. Kondisi ekonomi yang baru suram. Dan seribu alasan kita cari untuk menjadi pembenaran<!--more--><\/p>\n<p>Sahabat, nah pernahkan dalam kondisi yang demikian kita melakukan mawas diri ? Apakah tidak mungkin bila semua keadaan itu justru sumbernya dari diri kita ? Setelah saya amati dan cermati, banyak hal-hal kecil \u00a0yang kita remehkan dan nampaknya sepele namun bisa tombol yang \u00a0membuat pelanggan lari dan pindah kelain hati.<\/p>\n<p>Iseng-iseng saya mencoba menginventarisasi ada 20 besar hal-hal kecil dan sepele yang dapat menjadi pelanggan lari. Coba Anda cek daftar di bawah ini. Cobalah berlaku obyektif. Kalau Anda, ya mari kita berani untuk merubah diri.<br \/>\nDuapuluh hal itu mencakup:<br \/>\n1. \u00a0 Tidak semangat dalam melayani pembeli<br \/>\n2. \u00a0 Bersikap ketus dalam melayani pembeli<br \/>\n3. \u00a0 Mendiamkan pembeli<br \/>\n4. \u00a0 Cuek dengan pembeli<br \/>\n5. \u00a0 Tidak memperhatikan kebersihan<br \/>\n6. \u00a0 Memberikan jawaban yang tidak jujur<br \/>\n7. \u00a0 Melayani pembeli sambil lalu<br \/>\n8. \u00a0 Tidak memahami fitur produk dengan baik<br \/>\n9. \u00a0 Lama dalam melayani \/merespon pembeli<br \/>\n10. produk yang dijual tidak lengkap<br \/>\n11. produk kadaluarsa<br \/>\n12.\u00a0Tidak proaktif dalam melayani pembeli<br \/>\n13. gonta-ganti nomor hp<br \/>\n14. ping-pong pembeli saat minta informasi<br \/>\n15. Mendiamkan telpon masuk<br \/>\n16. Tidak profesional dalam menerima telpon<br \/>\n17. Tidak mengupdate data dan informasi di web, facebook, twitter<br \/>\n18. Tidak segera membalas email \/sms yang masuk<br \/>\n19. pelit memberikan pujian pada pembeli<br \/>\n20.harga produk lebih mahal dari pesaing<\/p>\n<p>mau ditambahkan lagi? wuiiiih bisa 3 hai 3 malam belum selesai deh urutannya..:)<br \/>\nBagaimana ? Sudah kamu cek ? mari kita evaluasi kinerja kita sebelum pelanggan ngacir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Salam<\/p>\n<p>Irma Sustika<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sering sekali kita mengeluh kenapa usaha tidak berkembang. Kenapa semakin hari pelanggan jarang berbelanja lagi. Perlahan tapi pasti omzet kita semakin hari semakin menurun . Menghadapi kondisi yang demikian biasanya kita menyalahkan keadaan. Persaingan yang makin ketatlah. Kondisi ekonomi yang baru suram. Dan seribu alasan kita cari untuk menjadi pembenaran<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[13,111],"tags":[],"class_list":["post-1290","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","category-sales-tips"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1290","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1290"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1290\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1290"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1290"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1290"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}