{"id":2313,"date":"2016-04-02T18:20:53","date_gmt":"2016-04-02T18:20:53","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=2313"},"modified":"2016-07-26T17:33:20","modified_gmt":"2016-07-26T17:33:20","slug":"womanpreneur-community-fokus-pada-pendampingan-pengembangan-ukm-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/womanpreneur-community-fokus-pada-pendampingan-pengembangan-ukm-perempuan\/","title":{"rendered":"Womanpreneur Community Fokus Pada Pendampingan Pengembangan UKM Perempuan"},"content":{"rendered":"<p>Wanita adalah sekoci bagi kapal induk keluarga, sebagai sekoci tentulah setiap wanita siapapun dia harus dapat memastikan dirinya bahwa sebagai sekoci dia siap pakai saat kapal induk keluarga bermasalah, agar dapat menyelamatkan keluarga<br \/>\nNamun jika kita melihat kenyataan yang ada di masyarakat pada umumnya, masih begitu banyak kaum wanita yang seharusnya mampu menjadi penopang ekonomi keluarga, namun kenyataannya hal tersebut masih jauh dari kenyataan.<br \/>\n&#8220;Partisipasi perempuan dalam pertumbuhan ekonomi sangatlah penting, tidak hanya untuk menurunkan tingkat kemiskinan di kalangan perempuan, tetapi juga sebagai langkah penting menuju peningkatan pendapatan rumah tangga dan mendorong pembangunan ekonomi negara secara keseluruhan<\/p>\n<p>Womanpreneur Community, sebagai wadah bagi ribuan wanita di berbagai kota diseluruh Indonesia concern pada bangkitnya wanita agar mampu mengenal potensi dalam diri masing masing, mampu menjadi penopang ekonomi keluarga dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat<\/p>\n<p>Untuk itulah kami terus melakukan berbagai bimbingan dan pendampingan wirausaha khususnya bagi wanita dan ibu rumah tangga agar mampu menciptakan penghasilan dari rumah<\/p>\n<p>Pendampingan yang intesif dan masif mampu memberikan kepercayaan diri dan peningkatan kemampuan dalam membangun bisnis menjadi fokus utama kami agar sahabat perempuan memiliki keberanian memulai usaha, berani menjadi wirausaha perempuan yang tangguh, kreatif dan inovatif<\/p>\n<p>Womanpreneur Community, sebagai sebuah komunitas yang dirintis dan dibangun oleh Irma Sustika sejak tahun 2010 merupakan wadah bagi sahabat wanita Indonesia untuk saling berbagi, belajar dan menjalin networking dalam merintis, mengelola dan melesatkan diri menjadi seorang womanpreneur tangguh ,inovatif, dan kreatif<\/p>\n<p>Perjalanan Womanpreneur Community selama 5 tahun fokus pada bidang pemberdayaan kemandirian ekonomi perempuan\u00a0 yang Hingga saat ini, member yang tergabung kurang lebih 12.000 member dengan 500 executive member , yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia<\/p>\n<p>Kegiatan komunitas berupa seminar, talk show, WPC Academy (online class), Inspiring Womanprenuer Competition, Private Bussiness Couch Group, Wisata Bisnis dan lain sebagainya. Dalam membangun komunikasi dengan member yang tersebar hampir diseluruh propinsi di Indonesia juga beberapa member yang berada di luar negri,\u00a0 media online sebagai media komunikasi dan sharing dengan member yaitu Facebook, Instagram dan Twitter<\/p>\n<p>Semoga langkah langkah kecil ini dapat terus menjadi manfaat bagi sahabat perempuan di Indonesia<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Salam Inspirasi perempuan<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.irmasustika.com\">Irma Sustika<\/a><\/p>\n<p>Founder Womanpreneur Community<\/p>\n<p>UKM BIZ COACH<\/p>\n<p>CEO ISF Consulting<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wanita adalah sekoci bagi kapal induk keluarga, sebagai sekoci tentulah setiap wanita siapapun dia harus dapat memastikan dirinya bahwa sebagai sekoci dia siap pakai saat kapal induk keluarga bermasalah, agar dapat menyelamatkan keluarga Namun jika kita melihat kenyataan yang ada di masyarakat pada umumnya, masih begitu banyak kaum wanita yang seharusnya mampu menjadi penopang ekonomi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[176,174,187,186,171,127,180,184,175,185,183],"class_list":["post-2313","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-komunitas-perempuan","tag-komunitas-wanita","tag-komunitas-wirausaha-perempuan","tag-komunitas-wirausaha-wanita","tag-wanita-wirausaha","tag-wanita-wirausaha-indonesia","tag-womanpreneur-community","tag-womanpreneur-indonesia","tag-womenpreneur","tag-womenpreneur-community","tag-womenpreneur-indonesia"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2313"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2313\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2314,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2313\/revisions\/2314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}