{"id":2838,"date":"2019-08-15T06:46:23","date_gmt":"2019-08-15T06:46:23","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=2838"},"modified":"2019-08-15T06:46:23","modified_gmt":"2019-08-15T06:46:23","slug":"masih-sering-salah-begini-beda-pebisnis-vs-entrepreneur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/masih-sering-salah-begini-beda-pebisnis-vs-entrepreneur\/","title":{"rendered":"Masih Sering Salah, Begini Beda Pebisnis vs. Entrepreneur"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2839 aligncenter\" src=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/wpc-bisnismen-vs-entrepreneur-300x171.jpg\" alt=\"wpc - bisnismen vs entrepreneur\" width=\"540\" height=\"308\"><\/p>\n<p>Dalam zaman sekarang ini, kamu tentu seringkali mendengar istilah \u201c<em>entrepreneur<\/em>\u201d. <em>Entrepreneur <\/em>adalah mereka yang punya usaha sendiri, bahkan punya karyawan untuk membantu mereka dalam bisnis tersebut. Namun, orang seringkali menganggap bahwa <em>entrepreneur <\/em>itu sama dengan pebisnis. Ternyata, pebisnis dan <em>entrepreneur <\/em>itu berbeda, lho. Ini dia yang membuat dua profesi ini berbeda.<\/p>\n<div class=\"inarticle-ads\">\n<div id=\"div-gpt-ad-inarticle1\" class=\"\" data-google-query-id=\"CPbwlIKPhOQCFcOGjwodRXsEmQ\">\n<div id=\"google_ads_iframe_\/253109699\/IDNTimesDesktop\/Business_3__container__\">\n<div>&nbsp;<strong>1.<em> Passion<\/em> yang mereka punya. <\/strong><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Pebisnis biasa mungkin tak punya<em> passion<\/em> apapun terhadap usahanya tersebut. Dia terlibat dan membangun bisnis hanya semata menguntungkan. Beda dengan <em>entrepreneur <\/em>di mana mereka benar-benar menjiwai usaha mereka dan meletakkan kehidupannya dalam usaha tersebut.<\/p>\n<h2><strong>2. Sikap mereka terhadap perubahan.<\/strong><\/h2>\n<div class=\"embed-image\"><span class=\"main-article-source\">artez.nl<\/span><\/div>\n<p>Pebisnis biasa ingin segala sesuatunya sama seperti metode kuno dan tak ingin berubah. Mereka selalu dalam keadaan <em>comfort zone. <\/em>Sedangkan,<em> entrepeneur <\/em>sejati akan terus menyesuaikan perkembangan zaman dan mengubah pola pikir mereka.<\/p>\n<h2><strong>3. Harapan dalam pertumbuhan bisnis.<\/strong><\/h2>\n<p>Pebisnis hanya berharap bahwa usahanya lancar dan tak ada hambatan. Sedangkan,<em> entrepreneur <\/em>sejati ingin membuat perusahaan mereka sebesar mungkin tanpa ada batasan.<\/p>\n<h2><strong>4. Visi mereka di masa depan.<\/strong><\/h2>\n<p>Pebisnis umumnya lebih fokus terhadap waktu saat ini dan bagaimana mereka bisa selamat. Sedangkan,<em> entreprenur <\/em>telah memperkirakan ke depannya akan seperti apa prospek bisnis tersebut sekaligus kelancarannya.<\/p>\n<h2><strong>5. Sikap dalam bekerja.<\/strong><\/h2>\n<div class=\"inarticle-ads\">\n<div id=\"div-gpt-ad-inarticle3\" class=\"\" data-google-query-id=\"CJudm4KPhOQCFcOGjwodRXsEmQ\">\n<div>Pebisnis bertindak sewajarnya dan kadang mementingkan kepentingan-kepentingan lain di luar usahanya tersebut, apalagi jika ada peluang yang menguntungkan. Sedangkan, <em>entrepreneur <\/em>sejati akan mencintai bisnisnya dan benar-benar mengorbankan dirinya dalam pekerjaan tersebut.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h2><strong>6. Mencari sebuah kesempatan baru.<\/strong><\/h2>\n<p>Pebisnis umumnya sudah nyaman dan mempertahankan apa yang mereka miliki. Sebaliknya, <em>entrepreneur <\/em>sejati tak pernah puas dan terus menerus mengeksplorasi bisnis mereka dan mencari kesempatan-kesempatan lain.<\/p>\n<p>Sudah jelas kan sekarang? Mana menurutmu yang lebih baik, menjadi seorang pebisnis atau<em> entrepreneur <\/em>sejati?<\/p>\n<p>Sumber :&nbsp; https:\/\/www.idntimes.com\/business\/economy\/megan\/ini-dia-perbedaan-pebisnis-biasa-dan-entrepreneur-sejati\/full<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Dalam zaman sekarang ini, kamu tentu seringkali mendengar istilah \u201centrepreneur\u201d. Entrepreneur adalah mereka yang punya usaha sendiri, bahkan punya karyawan untuk membantu mereka dalam bisnis tersebut. Namun, orang seringkali menganggap bahwa entrepreneur itu sama dengan pebisnis. Ternyata, pebisnis dan entrepreneur itu berbeda, lho. Ini dia yang membuat dua profesi ini berbeda. &nbsp;1. Passion yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-2838","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2838","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2838"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2838\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2840,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2838\/revisions\/2840"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2838"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2838"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2838"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}