{"id":3073,"date":"2020-02-14T09:39:45","date_gmt":"2020-02-14T09:39:45","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=3073"},"modified":"2021-11-05T06:12:05","modified_gmt":"2021-11-05T06:12:05","slug":"simbok-muz-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/simbok-muz-semarang\/","title":{"rendered":"Simbok Muz Semarang"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/80854125_457150628496011_8985959242119197564_n-1024x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3074\" srcset=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/80854125_457150628496011_8985959242119197564_n-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/80854125_457150628496011_8985959242119197564_n-300x300.jpg 300w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/80854125_457150628496011_8985959242119197564_n-150x150.jpg 150w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/80854125_457150628496011_8985959242119197564_n-768x768.jpg 768w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/80854125_457150628496011_8985959242119197564_n.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Simbok Muz adalah\nsebuah bisnis UMKM yang bergerak di bidang fashion dan jasa yang terletak di\nKota Semarang. Pemiliknya bernama Ibu Ika Pramesti. Menurut keterangan Ibu Ika,\nalasan beliau membuka bisnis Simbok Muz ini adalah untuk menambah penghasilan tambahan dari pekerjaan utamanya yang saat itu merupakan <em>bankers<\/em>.\nBeliau juga memiliki hobi berjualan\ndan suka bertemu dengan banyak orang untuk marketing. Karena hobinya\nitu, Ibu Ika pun akhirnya\nmemberanikan diri untuk terjun ke bidang <em>fashion\nretail<\/em>. Seiring berjalan nya waktu, Ibu Ika mulai menekuni bisnis dengan banyak belajar, mencari\nilmu tentang bisnis, dan meng-<em>upgrade<\/em> ilmu diri untuk bisa lebih kreatif dalam menciptakan\nproduk. Dengan\nilmu yang Ibu Ika miliki selama belajar di Jepang yaitu teknik suminagahsi dan\nshibori, Ibu Ika pun memilih\nuntuk terjun dan fokus di bidang\nolah kain. \u201cMemang\nsudah banyak produk olahan shibori tapi produk kami memiliki ciri khas sendiri.\nMaka dari itu saya ingin mengembangkan fashion shibori &amp;\nsuminagashi di Indonesia\nini.\u201d tutur Ibu Ika.<\/p>\n\n\n\n<p>Bisnis Simbok Muz ini\ntelah berdiri selama enam tahun. Menurut keterangan Ibu Ika, saat ini Simbok\nMuz telah mencapai omzet Rp200.000.000 per tahun dan akan terus meningkat\nsetiap tahunnya. Tidak hanya itu, Bisnis Simbok Muz juga pernah mendapatkan apresiasi\ndari pemerintah dengan memberikan fasilitas <em>galery<\/em>\nuntuk bisa memasarkan produk Simbok\nMuz di <em>galery<\/em> UMKM dan mendapat\nkesempatan untuk pameran di seluruh Indonesia.\n<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mengatasi para pesaingnya, Ibu Ika mengatakan bahwa Simbok Muz harus terus menerus menghasilkan produk terbaik serta meningkatkan pelayanan &amp; pengetahuan SDM. Beliau juga memasarkan produk Simbok Muz secara <em>offline <\/em>dan <em>online <\/em>seperti Shopee, Instagram, WhatsApp, dan juga Facebook. Selain itu, produk Simbok Muz memiliki ciri khas tersendiri &amp; juga <em>previlege<\/em> karena tidak ada <em>design<\/em> yang sama 100%. Simbok Muz juga melayani <em>custom<\/em> produk sesuai kebutuhan <em>customer<\/em>. Hal-hal tersebut membuat para customer tetap setia untuk membeli produk Simbok Muz kembali. Lalu, hal yang dilakukan oleh Ibu Ika untuk meminimalisir risiko complain dari customer ialah dengan meningkatkan <em>quality control<\/em> dari produksi barang &amp; pelayanan SDM. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/13-1024x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3075\" srcset=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/13-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/13-300x300.jpg 300w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/13-150x150.jpg 150w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/13-768x768.jpg 768w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/13.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Saat ditanya mengenai prospek\nkedepan dari bisnis Simbok Muz ini, Ibu Ika mengatakan bahwa beliau yakin bisnis Simbok Muz akan selalu baik dan terus berkembang.\nIbu Ika juga memberikan pendapatnya mengenai pengembangan karakter\napa yang harus dibangun pada setiap individu guna meningkatkan kinerja bisnis\nUKM. Menurut beliau, Kemauan\nuntuk belajar, tekun, ulet, banyak ide kreatif,\nwawasan luas, dan terbuka untuk bekerjasama merupakan\npengembangan karakter yang harus dibangun.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhir <em>interview<\/em>, Ibu Ika ditanya mengenai awal mula beliau mengenal Womanpreneur Community serta manfaat dan dampak apa yang terjadi pada bisnis Simbok Muz selama Ibu Ika mengikuti dan menjadi member Womanpreneur Community. Ibu Ika menjawab \u201cSaya mengenal WPC melalui Facebook saat itu saya tertarik pada postingan IWPC 3 Surabaya. Dampak yang saya dapatkan sangat besar, karena saya bisa mendapatkan perubahan besar dalam bisnis saya, yang membawa saya sampai ke tahap ini . WPC banyak memberikan saya kesempatan untuk lebih memasarkan produk saya.\u201d tutur Ibu Ika.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/17-1024x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3076\" srcset=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/17-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/17-300x300.jpg 300w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/17-150x150.jpg 150w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/17-768x768.jpg 768w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/17.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Biodata\nnarasumber<\/p>\n\n\n\n<p>WPC nomor &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; :\n0000-0000-0373<\/p>\n\n\n\n<p>NAMA&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; \n: Ika Pramesti, SE<\/p>\n\n\n\n<p>Brand &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; :\nSimbok Muz Semarang (Fashion &amp;\nJasa olah kain)<\/p>\n\n\n\n<p>No. Telfon &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : 082268353388<\/p>\n\n\n\n<p>Sosmed&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Ig = simbokmuzindonesia<\/p>\n\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Simbok Muz adalah sebuah bisnis UMKM yang bergerak di bidang fashion dan jasa yang terletak di Kota Semarang. Pemiliknya bernama Ibu Ika Pramesti. Menurut keterangan Ibu Ika, alasan beliau membuka bisnis Simbok Muz ini adalah untuk menambah penghasilan tambahan dari pekerjaan utamanya yang saat itu merupakan bankers. Beliau juga memiliki hobi berjualan dan suka bertemu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[193],"tags":[],"class_list":["post-3073","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-profil-umkm-perempuan-wpc"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3073","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3073"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3073\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3077,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3073\/revisions\/3077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3073"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3073"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3073"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}