{"id":3104,"date":"2020-05-13T15:27:47","date_gmt":"2020-05-13T15:27:47","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=3104"},"modified":"2020-12-05T15:34:40","modified_gmt":"2020-12-05T15:34:40","slug":"strategi-ukm-bertahan-ditengah-pandemi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/strategi-ukm-bertahan-ditengah-pandemi\/","title":{"rendered":"Strategi UKM Bertahan Ditengah Pandemi"},"content":{"rendered":"\n<p> Pelaku usaha kecil menengah (UKM) paling terdampak atas meluasnya  penyebaran pandemi virus korona (covid-19). Arus kas atau cash flow  pelaku usaha terganggu lantaran penjualan yang anjlok sementara  pengusaha juga tetap harus membayar biaya operasional termasuk  memberikan gaji karyawan.<br>&nbsp;<br> &#8220;Sebagai pelaku usaha, diperlukan beberapa langkah untuk dapat bertahan.  Perubahan pada pengaturan arus keuangan perusahaan perlu dilakukan  untuk tetap dapat mempertahankan bisnis agar berkelanjutan pada kondisi  sulit seperti saat ini,&#8221; ungkap wirausahawan Yasa Singgih dalam rilis  yang diterima<em> Medcom.id,<\/em> Minggu, 19 April 2020.<br>&nbsp;<br> Perubahan pengaturan arus keuangan salah satunya dengan melakukan  efisiensi biaya dan mengalokasikan biaya non-operasional sebagai  cadangan agar produksi bisa tetap berjalan. Dengan begitu kas perusahaan  dapat digunakan untuk jangka waktu yang lebih panjang dalam menghadapi  perubahan pasar. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Penghasilan-Tambahan-hanya-modal-jempol--1024x1024.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3105\" srcset=\"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Penghasilan-Tambahan-hanya-modal-jempol--1024x1024.png 1024w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Penghasilan-Tambahan-hanya-modal-jempol--300x300.png 300w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Penghasilan-Tambahan-hanya-modal-jempol--150x150.png 150w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Penghasilan-Tambahan-hanya-modal-jempol--768x768.png 768w, https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Penghasilan-Tambahan-hanya-modal-jempol-.png 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p> Secara garis besar, Yasa membeberkan langkah dan tips kepada pelaku  usaha untuk mempertahankan bisnis dalam menghadapi perubahan pasar  seperti saat ini, di antaranya:<br>&nbsp;<br> <strong>&#8211; Mengatur cash flow<\/strong><br>&nbsp;<br> Mengubah cara menjalankan bisnis, dari yang semula mode attack menjadi  mode survival. Upaya yang dilakukan mulai dari efisiensi biaya untuk  kegiatan branding, menunda kegiatan ekspansi perusahaan, hingga menunda  campaign Lebaran.<br>&nbsp;<br> Dalam internal perusahaan, diberlakukan unpaid leave, pemotongan gaji  bagi beberapa karyawan, hingga tidak mengambil gaji bagi dirinya sendiri  sebagai pimpinan. Langkah tersebut dibutuhkan untuk menjaga cash flow  jangka panjang mengingat tidak adanya kepastian kapan pandemi akan  berakhir.<br>&nbsp;<br> <strong>&#8211; Berempati dan menjaga komunikasi<\/strong><br>&nbsp;<br> Menurut Yasa yang terpenting dalam menjalankan bisnis adalah bukan hanya  sekadar untung tetapi juga menyediakan apa yang dibutuhkan oleh  konsumen. Misalnya, memproduksi dan menjual masker dan mengkomunikasikan  kepada pelanggan bahwa dengan membeli produk tersebut mereka telah  membantu para pengrajin untuk tetap dapat bertahan hidup, dan juga  membantu masyarakat agar mudah mendapatkan pasokan masker.<br>&nbsp;<br> Secara aktif menginformasikan apa yang perusahaan lakukan untuk mencegah  penularan virus seperti melakukan penyemprotan disinfektan pada gudang  dan pengecekan suhu tubuh pekerja. Hal tersebut dilakukan guna  mempertahankan kepercayaan konsumen bahwa perusahaan peduli terhadap  kondisi saat ini.<br>&nbsp;<br> <strong>&#8211; Pengaturan karyawan<\/strong><br>&nbsp;<br> Memberlakukan Working from Home (WfH) dan mewajibkan karyawannya untuk  mengisi aplikasi update pekerjaan guna menjaga produktivitas perusahaan.  Pelaku bisnis juga perlu untuk membuat rencana harian dengan minimal  enam aktivitas yang harus dilakukan mulai dari yang paling prioritas,  atau yang dapat memberikan pemasukan bagi perusahaan.<br>&nbsp;<br> <strong>&#8211; Strategi marketing yang baru<\/strong><br>&nbsp;<br> Selama masa pandemi ini, terjadi pergeseran kebutuhan di dalam  masyarakat. Mereka cenderung akan mengesampingkan hal-hal sekunder,  seperti kebutuhan fesyen, termasuk sepatu. Memberikan potongan harga  untuk semua produk adalah salah satunya.<br>&nbsp;<br> Keputusan membeli konsumen ditentukan oleh logika sebesar 20 persen dan  emosional sebesar 80 persen. Konsumen terdorong untuk membeli sesuatu  yang memiliki nilai lebih.<br>&nbsp;<br> Oleh karena itu, perusahaan perlu untuk memaksimalkan aspek emosional  pembeli. Pada kondisi saat ini, perusahaan dapat menyentuh aspek  emosional pembeli dengan mendonasikan sebagian hasil penjualan untuk  penanganan covid-19 di Indonesia.<br>&nbsp;<br> Saran lainnya, menjadikan karyawan yang merupakan cost center menjadi  profit center. Perusahaan dapat menjadikan setiap karyawan sebagai sales  dengan memberikan database pelanggan untuk dihubungi sehingga  perusahaan dapat menjangkau lebih banyak konsumen.<br>&nbsp;<br> <strong>&#8211; Memanfaatkan layanan perbankan<\/strong><br>&nbsp;<br> Para pelaku usaha dituntut harus mampu memanfaatkan layanan-layanan  perbankan daring secara optimal. &#8220;Tidak sedikit perbankan yang  menawarkan layanan-layanan semacam ini yang akan memudahkan para pelaku  usaha dalam menjalankan bisnisnya,&#8221; tutup Yasa. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelaku usaha kecil menengah (UKM) paling terdampak atas meluasnya penyebaran pandemi virus korona (covid-19). Arus kas atau cash flow pelaku usaha terganggu lantaran penjualan yang anjlok sementara pengusaha juga tetap harus membayar biaya operasional termasuk memberikan gaji karyawan.&nbsp; &#8220;Sebagai pelaku usaha, diperlukan beberapa langkah untuk dapat bertahan. Perubahan pada pengaturan arus keuangan perusahaan perlu dilakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3104","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3104"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3104\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3134,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3104\/revisions\/3134"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}