{"id":3466,"date":"2021-03-01T09:13:59","date_gmt":"2021-03-01T09:13:59","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=3466"},"modified":"2021-03-01T09:17:10","modified_gmt":"2021-03-01T09:17:10","slug":"tips-melakukan-branding-untuk-bisnis-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/tips-melakukan-branding-untuk-bisnis-pemula\/","title":{"rendered":"Tips Melakukan Branding untuk Bisnis Pemula"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Tetapkan target pasar dan pesaing<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Langkah awal yang perlu kita lakukan adalah mengidentifikasi siapa target pasar yang ingin kita tuju sesuai dengan brand yang kita miliki. Kepada siapa produk ditujukan, apakah untuk kalangan menengah ke bawah atau menengah ke atas, atau bisa juga ditujukan untuk semua kalangan. Selain itu kita juga harus bisa mengenali siapa kompetitor\/pesaing yang dihadapi, karena dalam berbisnis kita akan bersaing dengan para kompetitor yang telah membawa brand masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/grapadikonsultan.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/xendit.blog_-1-1024x585.jpg\" alt=\"4 Variabel Segmentasi dan Target Pasar - Grapadi Konsultan\" width=\"348\" height=\"199\"\/><figcaption>sumber:grapadikonsultan.co.id<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Menentukan karakteristik dan fokus pada brand <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Fokuskan pada karakteristik tersebut sehingga brand yang akan kita kenalkan benar-benar berbeda dan memiliki nilai tersendiri yang unik. Karakterisik brand ini akan membantu dalam menentukan desain logo brand yang kita miliki.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d26bwjyd9l0e3m.cloudfront.net\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/Brand-Featured.jpg\" alt=\"Karakteristik yang Perlu Kamu Cermati Dalam Strategi Branding Efektif\" width=\"360\" height=\"202\"\/><figcaption>sumber:id.techinasia.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Tetapkan nama brand<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Nama sebuah bisnis bisa terlihat besar dan kecil tergantung nama brand yang kita pilih. Brand bukan hanya sekedar nama asal-asalan. Namun, memiliki arti dan makna yang menyangkut bisnis kita.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.komputermedia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/60-Ide-Nama-Brand-Fashion-Keren-Dan-Mudah-diingat.jpg\" alt=\"60+ Ide Nama Brand Fashion Keren Dan Mudah diingat\" width=\"415\" height=\"194\"\/><figcaption>sumber:komputermedia.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Buatlah slogan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Slogan mencerminkan bagaimana bisnis dan pelayanan yang akan kita berikan pada customer. Oleh sebab itu, buatlah slogan yang bermakna positif, tegas, jelas, dan mampu mempengarahui pola pikir publik.   <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/citranusaadv.com\/images\/media\/1594695131-Website%20artikel%20Slogan%20-%20Juli.jpg\" alt=\"Citranusa Advertising\" width=\"341\" height=\"193\"\/><figcaption>sumber:citranusa.co.id<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Tentukan gaya brand<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tentukan komposisi yang sesuai untuk nama brand kita. Gunakan nama dengan font yang mudah dibaca, sehingga mudah dihafalkan dan mudah diingat.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.redcomm.co.id\/uploads\/media\/dda74-pengertian-brand-awareness-dan-manfaatnya-bagi-pemilik-usaha3.jpg\" alt=\"Pengertian Brand Awareness dan Manfaatnya\" width=\"332\" height=\"211\"\/><figcaption>sumber:redcomm.co.id<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Buat desain logo<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Logo merupakan bentuk visualisasi yang memberikan informasi mengenai seluk beluk brand bisnis kita. Pastikan logo dibuat dengan pertimbangan komposisi warna dan model yang seimbang. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/mahirtechno.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/jasa-desain-logo.jpg\" alt=\"Jasa Desain Logo - Jasa Pembuatan Website\" width=\"273\" height=\"249\"\/><figcaption>sumber:mahirtechno.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Kembangkan bisnis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya berhenti pada pembuatan brand dan logo. Namun, bisnis yang kita jalankan harus terus dikembangkan. Salah satu cara melakukan pengembangan bisnis yaitu dengan melakakukan branding. Promosikan brand dan produk kita ke publik, bisa melalui berbagai media (media cetak dan media digital). <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/actconsulting.co\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Tips-Melakukan-Perbaikan-Manajemen-Bisnis-Perusahaan-Startup-Tingkat-Kecil-dan-Menengah-3-1024x683.jpg\" alt=\"Tips Melakukan Perbaikan Manajemen Bisnis, Perusahaan, Startup Tingkat  Kecil dan Menengah (3) - ACT Consulting\" width=\"307\" height=\"204\"\/><figcaption>sumber:actconsulting.co<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Sumber:lapakdesainku.com<\/p>\n\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tetapkan target pasar dan pesaing Langkah awal yang perlu kita lakukan adalah mengidentifikasi siapa target pasar yang ingin kita tuju sesuai dengan brand yang kita miliki. Kepada siapa produk ditujukan, apakah untuk kalangan menengah ke bawah atau menengah ke atas, atau bisa juga ditujukan untuk semua kalangan. Selain itu kita juga harus bisa mengenali siapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3467,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-3466","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3466","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3466"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3466\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3469,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3466\/revisions\/3469"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3467"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3466"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3466"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3466"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}