{"id":4090,"date":"2021-08-26T19:40:00","date_gmt":"2021-08-26T19:40:00","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=4090"},"modified":"2021-08-29T19:51:46","modified_gmt":"2021-08-29T19:51:46","slug":"strategi-growth-hacking","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/strategi-growth-hacking\/","title":{"rendered":"Strategi Growth Hacking"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Growth hacking<\/em>\u00a0merupakan suatu\u00a0teknik marketing\u00a0yang digunakan oleh perusahaan startup dalam bidang teknologi yang berbasis kemampuan berpikir analitis, berbasis kreativitas dan metrik sosial.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi\u00a0<em>growth hacking<\/em>\u00a0biasanya dibagi menjadi 3 jenis, yaitu;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Mempromosikan bisnis menggunakan sebuah konten, atau pemasaran konten.<\/li><li>Mempromosikan produk di dalam produk atau pemasaran produk.<\/li><li>Membayar kegiatan promosi atau iklan.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah menentukan strategi, berikut ini ada beberapa taktik yang bisa Anda lakukan;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Memastikan produk atau layanan Anda dicari dan dibutuhkan dipasaran serta memiliki kualitas yang tinggi.<\/strong>\u00a0Mulailah untuk melakukan survey saat Anda memiliki ide tentang produk baru.<\/li><li><strong>Memanfaatkan email marketing<\/strong>. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengumpulkan\u00a0<em>subscribers<\/em>\u00a0dengan cara memasang\u00a0<em>opt-in<\/em>\u00a0di website Anda saat ada orang yang akan keluar dari website.\u00a0<em>Exit-intent<\/em>\u00a0akan membantu mendeteksi ketika seseorang akan meninggalkan\u00a0<em>website<\/em>\u00a0Anda dan sebuah pop-up akan muncul sebelum mereka meninggalkan\u00a0<em>website<\/em>. Dengan begitu, perhatian pengguna lebih mudah didapatkan. Dan akan meningkatkan kemungkinan seseorang untuk memasukkan email mereka ke email\u00a0<em>list<\/em>\u00a0Anda.<\/li><li><strong>Menawarkan diskon untuk\u00a0<em>social shares<\/em><\/strong>. Dengan\u00a0<em>social network<\/em>, Anda dapat menyebarkan berita tentang produk atau layanan Anda. Selain itu, Anda pun bisa mendapatkan<em>\u00a0leads<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>sales<\/em>\u00a0baru melalui<em>\u00a0word-of-mouth<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>social shares<\/em>.<\/li><li><strong>Melakukan\u00a0<em>video marketing<\/em>.<\/strong>\u00a0Melalui\u00a0<em>storytelling video<\/em>, Anda dapat meningkatkan kredibilitas brand Anda dan meningkatkan\u00a0<em>conversion rate<\/em>. Konten visual akan menarik lebih banyak perhatian dan\u00a0<em>views<\/em>\u00a0di social media, yang bisa dalam bentuk\u00a0<em>infographics, charts, memes<\/em>, dan\u00a0<em>videos<\/em>.<\/li><li><strong>Mengadakan kompetisi untuk meningkatkan\u00a0<em>brand awareness<\/em>\u00a0tentang bisnis Anda di luar sana<\/strong>. Dengan mengadakan kompetisi, Anda tidak hanya mendapatkan\u00a0<em>customer<\/em>\u00a0baru, tetapi Anda juga akan mendapatkan\u00a0<em>exposure<\/em>\u00a0yang lebih besar.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Sumber:jurnal.id\/jurnal entrepreneur<\/p>\n\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Growth hacking\u00a0merupakan suatu\u00a0teknik marketing\u00a0yang digunakan oleh perusahaan startup dalam bidang teknologi yang berbasis kemampuan berpikir analitis, berbasis kreativitas dan metrik sosial.\u00a0 Strategi\u00a0growth hacking\u00a0biasanya dibagi menjadi 3 jenis, yaitu; Mempromosikan bisnis menggunakan sebuah konten, atau pemasaran konten. Mempromosikan produk di dalam produk atau pemasaran produk. Membayar kegiatan promosi atau iklan. Setelah menentukan strategi, berikut ini ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4091,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-4090","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4090","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4090"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4090\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4092,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4090\/revisions\/4092"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4091"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4090"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4090"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4090"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}