{"id":4215,"date":"2021-10-14T16:16:00","date_gmt":"2021-10-14T16:16:00","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=4215"},"modified":"2021-10-17T16:26:52","modified_gmt":"2021-10-17T16:26:52","slug":"hambatan-dan-tantangan-menjalankan-bisnis-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/hambatan-dan-tantangan-menjalankan-bisnis-online\/","title":{"rendered":"Hambatan dan Tantangan Menjalankan Bisnis Online"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Hambatan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Bisnis tidak tepat sasaran. Minimnya pembelian bisa jadi dikarenakan strategi yang Anda buat tidak tepat. Oleh karena itu, mulailah untuk melakukan riset. Misalnya dengan meminta\u00a0<em>subscribers<\/em>\u00a0mengisi kolom minat mereka. Setelah itu, mulailah untuk mengirimkan\u00a0<em>newsletter<\/em>\u00a0berisi produk seperti minat masing-masing pelanggan. Iklan yang Anda lakukan juga harus serba tepat. Iklan harus dipasang pada media yang tepat, menunjukkan pada\u00a0<em>target audience<\/em>\u00a0yang tepat dan dengan<em>\u00a0timing<\/em>\u00a0yang tepat pula.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Loyalitas\u00a0<em>customer<\/em>\u00a0yang kurang. Trik yang bisa dilakukan untuk menambah loyalitas customer adalah dengan loyalti program, seperti memberikan\u00a0<em>rewards<\/em>\u00a0kepada pelanggan setia Anda. Selain itu dengan melayani customer ketika ada komplain. Penanganan yang handal akan membut customer merasa senang meskipun ada komplain. Jadi customer puntidak mudah pindah ke produk lain.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Dalam menjalankan bisnis\u00a0<em>online<\/em>, Anda pasti akan menemukan banyak\u00a0<em>online shop<\/em>\u00a0lain yang menjual produk serupa seperti yang Anda jual. Walaupun Anda menjual produk yang serupa, namun Anda harus mencari cara yang berbeda untuk menarik pelanggan. Mulai dari memberikan harga yang lebih murah, sampai mengadakan promo, dan lain sebagainya. Bisa juga bundle atau dengan memberikan hadiah untuk pembeli Anda.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Tantangan<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tantangan yang paling utama adalah memastikan website Anda dapat ditemukan oleh target market atau target pasar Anda. Ada beberapa trik yang dapat dilakukan untuk mengenalkan store dan produk Anda pada khalayak ramai. <\/li><li>Selanjutnya, setelah ada<em>\u00a0visitor<\/em>\u00a0yang mengunjungi website, Anda harus mampu meyakinkan mereka untuk membeli produk, dan bukan sekadar melihat-lihat saja. Yang dapat dijadikan tolak ukur adalah\u00a0<em>conversion rate. Conversion rate\u00a0<\/em>akan mengukur berapa banyak visitor melakukan\u00a0<em>action<\/em>\u00a0tertentu dibandingkan dengan total\u00a0<em>visitor<\/em>. Jika\u00a0<em>conversion rate online shop<\/em>\u00a0Anda rendah, maka sebaiknya Anda mulai melakukan revisi. <\/li><li>Ada beberapa pertanyaan dasar tentang berbelanja di\u00a0<em>online shop<\/em>. Misalnya, apakah barang benar-benar akan dikirim setelah mereka membayar? Apakah barang yang akan diterima, sama dengan yang telah dipesan? Apakah barang akan diterima dalam keadaan yang baik? Ada beberapa trik untuk mengatasi permasalahan tersebut. Yaitu, dengan mendapatkan sertifikasi untuk membuktikan bahwa situs Anda aman dan terpercaya. Atau Anda juga dapat menyediakan kolom produk\u00a0review\u00a0atau testimoni dari pelanggan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Sumber:Jurnal.id<\/p>\n\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hambatan Bisnis tidak tepat sasaran. Minimnya pembelian bisa jadi dikarenakan strategi yang Anda buat tidak tepat. Oleh karena itu, mulailah untuk melakukan riset. Misalnya dengan meminta\u00a0subscribers\u00a0mengisi kolom minat mereka. Setelah itu, mulailah untuk mengirimkan\u00a0newsletter\u00a0berisi produk seperti minat masing-masing pelanggan. Iklan yang Anda lakukan juga harus serba tepat. Iklan harus dipasang pada media yang tepat, menunjukkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4216,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-4215","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4215","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4215"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4215\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4217,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4215\/revisions\/4217"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4216"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4215"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4215"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4215"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}