{"id":4311,"date":"2021-11-10T22:13:00","date_gmt":"2021-11-10T22:13:00","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=4311"},"modified":"2021-11-24T20:08:22","modified_gmt":"2021-11-24T20:08:22","slug":"integrated-marketing-communication","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/integrated-marketing-communication\/","title":{"rendered":"Integrated Marketing Communication"},"content":{"rendered":"\n<p>Di dunia bisnis, apalagi di zaman digital, banyak sekali produk dan jasa yang ditawarkan. Pelanggan bisa merasa kewalahan dengan banyaknya iklan yang ditemui. Baik itu iklan&nbsp;<em>online&nbsp;<\/em>maupun&nbsp;<em>offline<\/em>. IMC adalah pendekatan untuk memastikan komunikasi&nbsp;<em>brand&nbsp;<\/em>yang selaras untuk konsumen di seluruh&nbsp;<em>marketing<\/em>. IMC berusaha memaksimalkan proses komunikasi dengan pesan yang positif demi melancarkan hubungan antar&nbsp;<em>brand&nbsp;<\/em>dan pelanggan. Salah satu manfaat utama&nbsp;<em>integrated marketing communication<\/em>&nbsp;adalah perusahaan<em>&nbsp;<\/em>bisa efektif meningkatkan&nbsp;<em>brand awareness.&nbsp;<\/em>Tentunya dengan memanfaatkan&nbsp;beragam&nbsp;<em>channel<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pesan yang kuat, konsisten, dan jelas menjadi kunci penting dalam\u00a0<em>marketing<\/em>. Ketika kamu melihat iklan yang tidak jelas dan sulit dipahami, maka hilanglah kesempatan untuk mendapatkan pelanggan. Selain efektif atau menghemat waktu,\u00a0<em>integrated marketing communication\u00a0<\/em>juga dapat menghemat biaya. Dengan memiliki pesan yang konsisten dan jelas, maka perusahaan akan lebih menghemat sumber daya. <em>Integrated marketing communication\u00a0<\/em>pun memastikan semua pihak bekerja sama secara terpadu dan sejalan untuk menciptakan strategi komunikasi yang efektif.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaat Integrated Marketing Communication<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><em>Integrated Marketing Communication<\/em>\u00a0ditujukan untuk menyampaikan pesan yang kuat, konsisten, dan jelas. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan koordinasi semua pesan, citra, dan identitas perusahaan melalui komunikasi pemasaran. Sehingga calon konsumen dapat benar-benar menerima dan memahami pesan yang ingin kamu sampaikan.\u00a0<\/li><li><em>Integrated Marketing Communication\u00a0<\/em>berguna untuk meningkatkan\u00a0<em>brand awareness<\/em>. Bukan hanya pesan yang akan selalu sama, tapi juga unsur-unsur merek yang juga ikut serta terbentuk dengan lebih mudah. Dengan begitu, secara tidak langsung perusahaan akan menunjukkan keunggulan kompetitif.\u00a0<\/li><li><em>Integrated Marketing Communication\u00a0<\/em>untuk menciptakan pengalaman pelanggan. Pelanggan dapat menerima pesan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh bisnis. Sehingga akan membangun hubungan yang lebih erat antara perusahaan dengan para konsumennya.\u00a0<\/li><li><em>Integrated Marketing Communication\u00a0<\/em>juga menghemat\u00a0<em>budget<\/em>\u00a0dalam melakukan promosi. Tentu saja, hal itu dapat dilakukan jika pesan yang disampaikan konsisten dan jelas, sehingga perusahaan tidak perlu melakukan banyak\u00a0<em>campaign<\/em>. <\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Sumber:Glints.com<\/p>\n\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi perusahaan yang cenderung kecil seperti startup, strategi komunikasi pemasaran terpadu membantu menarik pelanggan ke tahap pembelian lebih cepat.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4312,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[180],"class_list":["post-4311","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-womanpreneur-community"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4311"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4311\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4350,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4311\/revisions\/4350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}