{"id":5177,"date":"2023-03-11T22:33:00","date_gmt":"2023-03-11T22:33:00","guid":{"rendered":"http:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/?p=5177"},"modified":"2023-03-13T22:42:57","modified_gmt":"2023-03-13T22:42:57","slug":"mental-yang-perlu-dimiliki-pengusaha-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/mental-yang-perlu-dimiliki-pengusaha-perempuan\/","title":{"rendered":"Mental yang perlu dimiliki pengusaha perempuan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Stabil dan mampu mengendalikan emosi<\/strong><br>Perempuan kerap dianggap sebagai makhluk yang serba\u00a0<em>baper<\/em>\u00a0(bawa perasaan). Hal ini sebenarnya gak begitu buruk, tetapi kamu perlu mengendalikannya lebih kuat lagi ketika terjun dalam dunia bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Mampu mengendalikan emosi di sini bukan berarti kamu harus menjadi makhluk yang tidak berperasaan. Di sini artinya kamu harus mampu mengambil suatu keputusan dengan matang dan mengesampingkan emosi dan perasaan tertentu terlebih dahulu.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mau keluar dari zona nyaman<\/strong><br>Berani mengambil risiko dan mau keluar dari zona nyaman adalah hal yang harus kamu lakukan juga jika ingin menjadi perempuan yang sukses dalam berbisnis. Meskipun hal tersebut susah dilakukan tetapi bukan berarti hal tersebut gak bisa dilatih. Kamu bisa memulai melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukan mulai dari sekarang.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Keluar dari zona nyaman juga dapat terlihat ketika kamu mau mempelajari sesuatu yang sama sekali baru untuk kamu. Terbuka untuk mempelajari hal-hal baru adalah mental penting yang harus dimiliki oleh para pengusaha, baik perempuan maupun laki-laki.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber:sahabatumkm.id<\/p>\n\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bisnis menjadi salah satu pilihan yang dapat diambil oleh masyarakat untuk menambah jaring pengaman finansial.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4111,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sfsi_plus_gutenberg_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_show_text_before_share":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_type":"","sfsi_plus_gutenberg_icon_alignemt":"","sfsi_plus_gutenburg_max_per_row":"","ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[171,180],"class_list":["post-5177","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-wanita-wirausaha","tag-womanpreneur-community"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5177","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5177"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5177\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5181,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5177\/revisions\/5181"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4111"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5177"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5177"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/womanpreneur-community.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5177"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}