IMG_2364

Ibu Felicia Wenny Wicaksono atau yang lebih akrab dipanggil Ibu Wenny adalah seorang wirausahawan yang menjalankan sebuah bisnis rumahan bernama Sambel Sedep Oma (SSO). Menurut keterangan Ibu Wenny, usaha Sambel Sedep Oma ini telah berjalan selama lima tahun. Ibu Wenny membuka bisnis ini karena beliau memiliki hobi memasak dan ingin mengisi waktu senggangnya. Bisnis ini terus berkembang dan saat ini Sambel Sedep Oma telah mecapai omset 50 juta setahun. Tidak hanya itu, bisnis ini juga meraih sejumlah prestasi di antaranya:

  1. Juara pertama UKM Mandiri 2014 (Swasta)
  2. Juara Kreatif Inovatif Asosiasi Ketahanan Pangan (Dinas) 2015
  3. Pemenang Kategori Empowering IWPC 5 (Swasta) 2105
  4. Juara tiga Oleh-Oleh Pangan Lokal Semarang (dinas) 2016
  5. Finalis pertama kategori Bumbu UKM Pangan Award Semarang (dinas) 2016
  6. Sepuluh besar yang mendapatkan pendampingan terbaik dari Mark Plus (dinas) 2016
  7. Delapan besar yang mendapatkan fasilitas Kadin mengikuti pelatihan PPEI sebagai produk layak Ekspor.

Untuk mencapai semua itu tentunya tidaklah mudah. Ada banyak pesaing di luar sana. Saat ditanya bagaimana cara Ibu Wenny memasarkan produk Sambel Sedep Oma ditengah banyaknya pesaing, Ibu Wenny menjawab “Mempertahankan rasa dari awal produksi sampai sekarang, komitmen, melayani dengan ramah, rutin melakukan branding, dan menjaga silaturahmi dengan toko, reseller dan pelanggan.” Selain itu, produk yang dihasilkan oleh Ibu Wenny juga memiliki keunggulan tersendiri yang membuat para customer lebih memilih untuk membeli produk Sambal Sedep Oma dibanding membeli produk pesaing. Keunggulan tersebut di antaranya:

  1. Kecocokan rasa yang berbeda dengan produk sejenis
  2. Daya tahan yang lebih panjang walaupun tanpa menggunakan pengawet
  3. Memastikan keamanan produksi yang layak dikonsumsi

79776364_173169270597792_4641322971026287172_n

Dalam berbisnis, pelanggan (customer) adalah sumber dari suatu organisasi dan alasan keberadaannya. Setiap organisasi harus memberikan pelayanan yang baik kepada customer, karena berjalan atau tidaknya sebuah bisnis tergantung pada mereka. Untuk memberikan pelayanan yang baik, Ibu Wenny harus mau mendengarkan saran-saran yang diberikan oleh pelanggan. Menurut keterangan Ibu Wenny, pelanggannya telah memberikan beberapa saran seperti menambah varian rasa dan mengganti packaging. Akan tetapi, walaupun sudah berusaha untuk memenuhi saran pelanggan, risiko komplain dari pelanggan pasti akan tetap ada. Untuk mengatasi hal tersebut, Ibu Wenny menyebutkan beberapa cara untuk meminimalisir risiko komplain dari pelanggan yang dapat menyebabkan image negatif, misalnya seperti melakukan QC sebelum produk dipasarkan, contohnya memeriksa botol, label, plastik, apakah ada kebocoran atau ada yang mengelupas, sabar dalam menghandel permintaan customer, memberikan pilihan rasa bagi customer yang baru, dan memastikan produk aman diterima di tangan konsumen saat produk dikirim dengan memberikan dus dan pengaman (bubble, stiker, penyekat).

Saat ditanya bagaimana prospek kedepannya dari bisnis Sambel Sedep Oma ini, Ibu Wenny menjawab “Prospek sejauh ini masih bagus, yang sangat mengganggu adalah harga dari bahan dasar utama yang sangat fluktuatif yaitu cabai, berambang dan bawang. Bagi UKM dengan harga yang tidak stabil, sekarang ini harga dapat naik kapan saja, tidak tergantung musim panen dan hari-hari besar (Lebaran, Idul Adha, Natal atau Tahun Baru) ini yang sangat membingungkan dan menghambat dalam proses produksi dan akhirnya UKM kebingungan menentukan harga.” Selain itu, Ibu Wenny juga menyampaikan pendapatnya mengenai pengembangan karakter yang harus dibangun pada setiap individu guna meningkatkan kinerja bisnis UKM, beliau mengatakan “Memahami dengan baik produknya, ketahanannya, kualitasnya, tidak sekedar menciptakan dan menjual, tapi mengerti setiap proses yang akan dikerjakan dan dijual mulai dari A sampai Z.”

Di akhir interview, Ibu Wenny menceritakan soal pengalaman, manfaat, dan dampak yang beliau dapatkan setelah mengikuti dan menjadi member Womanpreneur Community. Beliau mengatakan dirinya mengenal Womanpreneur Community melalui teman UKM-nya. Setelah bergabung dengan Womanpreneur Community, Ibu Wenny mendapatkan banyak ilmu melalui program IWPC, Chapter, Edutrip, dan sebagi pendamping-LO. Ibu Wenny juga mampu memberikan inspirasi kepada teman-teman UKM yang lain, lalu dipercaya oleh dinas dan pelanggan, dan mempunyai pandangan yang luas dalam berbisnis. Tidak hanya itu, Ibu Wenny juga bisa menambah koneksi dan teman-teman baru yang mana sangat penting dan bermanfaat dalam dunia bisnis,

75239240_3695176900500378_8813068402341175637_n

 

 

Biodata Narasumber

WPC nomor                                        : 0000-0000-0441

NAMA                                                : Felicia Wenny Wicaksono

 

NOMOR TELEPON                          : 0816669720

BRAND                                              : SAMBEL SEDEP OMA ( SSO )

SOSMED                                            

Instagram                                            : sambelsedepomaofficial

Facebook                                             : Sambel Sedep Oma

Comments

comments

Share